[Noonatea] Chemical And Crush

Itu pelajaran yang sangat ku benci

Pelajaran paling nista dalam hidupku

Untuk apa aku harus menguasainya sementara

Aku bisa dengan bebas melakukan hal-hal yang aku suka

Bukan kah hidup di peruntukkan untuk itu?

Terdengar sangat melankolis sekali

“KIMIA”

Chemical and Crush

Author : Noonatea

Cast : Oh Sehun – Kim Hanna

Genre : School life , Romance , little bit comedy

Leght : oneshoot


Mungkin hanya ada sebagian orang yang menyukai berhitung memaksakan otak mereka untuk terus berpikir menemukan satu jawaban dari soal yang rumit.

Para siswa bersaing , berlomba-lomba belajar dengan giat untuk bisa melanjutkan pendidikan nya ke universitas yang mereka ingin kan.

Sementara itu seorang gadis hanya asyik dengan dunia nya di tengah persaingan yang begitu ketat.

Gadis yang akan melakukan hal apa saja yang dia suka , jika dia membenci hal itu dia akan benar-benar meninggalkan nya.

“aku membenci pelajaran ini , bukan kah nanti aku bisa melihat jawaban teman ku . mudah kan?”

Itu benar , dia selalu seperti itu dengan pelajaran yang di bencinya ia tidak pernah mau ambil pusing tentang hal-hal yang terlalu rumit , berkomitmen bangun pagi saja sudah rumit bagaimana dengan menguasai pelajaran yang tak pernah bersahabat sejak tingkat pertama di sekolah menengah atas dengan nya? Meninggalkan nya lebih baik bukan?

 

Saat ini memasuki musim panas dan gadis itu selalu menyukai musim panas karena akan ada banyak liburan yang diberikan oleh sekolah .

Kim Hanna , usia nya delapan belas tahun dia hanyalah lazy girl dia tidak menyukai pelajaran berhitung baginya bisa menghitung uang sudah cukup mengapa setiap zat , molekul , dan senyawa harus selalu dihitung? Apakah akan berguna saat dia menjadi seorang ibu nanti?

Gadis itu lebih suka pelajaran yang bisa menambah wawasan nya dan berbagai macam bahasa asing karena otak nya sangat mudah menghafal bahasa daripada rumus itulah alasan kenapa Hanna mendapatkan kategori “word smart” kategori kecerdasan berbicara dan akan dengan mudah menguasai bahasa asing.

 

“mengapa anak itu selalu mengikuti mu? Apa kau memberikan magnet pada tubuh nya?” tanya seorang gadis sambil dengan lahap memakan roti cokelat kesukaan nya.

“tidak Hanna tapi mengapa hasil nya seperti ini” jawab Shihyun setelah menatap aneh seorang pemuda yang duduk di nomor urut 6 , dua meja setelah meja Hanna dan Shihyun.

“mengapa kau tidak menerima cinta nya? Dia sudah ber-style seperti oppa-oppa”

“aku tidak tertarik dengan nya”

Hanna menatap Shihyun sebentar lalu melanjutkan melahap roti kesukan nya.

 

Ah pemuda itu Baekhyun , dia sangat menyukai Shihyun sejak tingkat pertama namun selalu mendapat penolakan yang sangat halus .

Tentu saja bagi Shihyun “Baekhyun is not my style” tapi bukan karena Shihyun menolak nya dia membenci Baekhyun hanya saja Baekhyun memang benar-benar bukan gaya nya .

 

 

Jam istirahat dan waktu makan siang sudah berakhir , para siswa kembali melanjutkan pelajaran nya.

Hari ini adalah jadwal dimana Hanna harus mengikuti kelas kimia yang sering di tinggal nya beberapa minggu ini .

Para guru yang mengajar pelajaran ini sudah tau betul tabiat Hanna seperti apa , saat dia memasuki kelas kimia tidak akan berguna dia akan tertidur sambil memasang earphone di telinga nya yang tak pernah mengeluarkan suara musik.

Namun hari ini tujuan dia bukan untuk tidur di kelas kimia , tujuan dia hari ini memandangi seseorang yang menurutnya bisa menjadi energi untuk nya , yang membuatnya bisa menyentuh buku-buku kimia walaupun tanpa pernah membacanya.

 

“Sehun bisa kah kau ajarkan aku yang ini? Aku benar-benar tidak mengerti” seorang gadis menghampiri pemuda bernama Sehun yang notabene nya ahli dalam pelajaran kimia.

“baik lah Soyeon” pemuda itu mengambil buku yang di pegang oleh Soyeon lalu memerhatikan soal kimia .

Sementara Hanna hanya mendengus kesal melihat kelakuan gadis itu yang selalu mencari perhatian terhadap target nya.

“huh dasar…”

 

Hasil test kimia sudah di bagikan , setiap kelas berisikan dua puluh orang murid dan untuk kesekian kali nya Hanna menempati posisi paling akhir , yaitu dua puluh.

“Kim Hanna saya bosan dengan mu yang selalu menempati peringkat dua puluh” kata  Guru Kang sambil menurunkan kaca matanya hingga pertengahan hidung.

Semua siswa menengok ke arah nya melihat Hanna tersenyum kikuk sambil menggaruk kepalanya yang mungkin tidak gatal.

“minggu berikutnya aku akan berusaha lebih baik lagi Kang seongsaem” Hanna tersenyum kikuk sambil mengangkat satu tangan nya.

“kau sudah mengatakan nya sebanyak lima belas kali dan tak pernah ada perubahan” Xi Luhan mencibir .

Semua murid tertawa termasuk Sehun . Luhan pun untuk kesekian kali nya selalu mempermalukan Hanna di depan target nya Oh Sehun.

Hanna sudah tau betul tabiat Luhan yang hobby mencibir dirinya karena Hanna sering kali mencibir Luhan dengan mengatakan bahwa Luhan adalah pria cantik.

 

=Chemical and Crush=

Ini hari minggu yang buruk , Hanna hanya menghabiskan waktu nya  seorang diri di sebuah kafe bubble shop .

“mengapa kau tidak pulang aku akan dimarahi oleh bos” kata Baekhyun yang bekerja part time di kafe tersebut.

“aku pelanggan setia mu dan kau harus melayani ku dengan baik , toh aku juga tidak diam disini aku sudah membeli beberapa chocolate bubble” Hanna mendongakkan kepalanya yang sedari tadi ia senderkan malas di meja kafe.

Baekhyun hanya menghela nafas melihat kelakuan Hanna . Baekhyun memang bekerja part time di kafe tersebut untuk menambah uang jajan nya dan Hanna seringkali datang seorang diri ke kafe tersebut.

 

Minggu ini bukan minggu yang tepat , tanpa sengaja Sehun dan Luhan juga datang ke kafe tersebut.

Persahabatan mereka memang sangat di kenal di sekolahan , saat memasuki kafe Baekhyun dengan senang hati mengucapkan selamat datang kepada mereka.

“ah selamat datang Sehun dan Luhan sudah lama kau tidak kesini”

“karena kami sibuk dengan jadwal masing-masing Baekhyun” jawab Sehun sambil tersenyum.

 

Hanna yang mendengar hal itu langsung menundukkan kepalanya , berharap kedua orang tersebut tidak mengenalinya yang duduk di sebelah dimana Sehun dan Luhan berdiri.

Karena kafe begitu ramai didatangi pengunjung di minggu yang panas ini , Baekhyun bingung dimana harus memberi Luhan dan Sehun tempat duduk.

Setiap meja dipenuhi lebih dari satu orang dan hanya satu meja yang di tempati satu orang yaitu meja Hanna . karena mereka teman sekolah jadi Baekhyun mempersilakan Sehun dan Luhan untuk duduk di tempat yang sudah Hanna tempati sejak tadi.

“aku minta maaf kalian tidak bisa duduk berdua saja karena kafe sangat ramai hari ini dan mungkin kalian bisa bergabung dengan gadis itu” kata Baekhyun sambil menunjuk Hanna yang menutupi wajah nya dengan tas.

“sepertinya aku mengenal nya” kata Luhan sambil memerhatikan penampila gadis itu.

Luhan mendekati nya lalu merampas tas yang menutupi wajah gadis itu .

“ah sudah ku duga Kim Hanna” Luhan tertawa .

Sementara itu wajah Hanna terlihat sangat kikuk Hanna mengangkat satu tangan nya hingga tingginya sama dengan telinga nya lalu memberikan sapaan kepada Luhan dan Sehun. Sehun hanya menatap nya dengan heran…

Luhan duduk di depan Hanna sementara Sehun menarik bangku dan duduk di samping Hanna.

Hanna benar-benar sangat gugup , jantung nya berdetak sangat kencang seperti akan keluar dari rongga nya .

Mengapa Sehun harus duduk di samping ku?

Hanna bisa dengan mudah menghirup aroma maskulin Sehun .

Andai saja setiap hari Hanna bisa seperti ini dengan pangeran nya

“kau terlihat gugup Hanna” Luhan mencibir sambil tertawa.

“kau menyebalkan brat” Hanna mendengus kesal sambil mengerucutkan bibir nya.

Kemudian Sehun menatap Hanna yang sedari tadi duduk di sampingnya dengan wajah pokerface nya.

Oh Sehun , siswa mana yang tidak mengenal nya? Dia mempunyai wajah tampan sama seperti sahabat nya Luhan . dia cerdas dalam akademik maupun non akademik

Kulit nya putih seperti susu , tinggi badan nya juga sangat ideal .

Pemuda itu membunuh Hanna secara perlahan.

 

Luhan yang melihat itu hanya terkekeh , kemudian dia menceritakan semuanya kepada Sehun tentang Hanna yang mengaggumi Sehun diam-diam.

Ini benar-benar memalukan dan sepertinya Luhan harus dikirim ke alaska karena ini. Luhan sangat menyebalkan dan Hanna pun tidak bisa melangkah pergi dari tempatnya karena sudah terlalu malu . yang bisa dia lakukan hanya menunduk sambil menikmati chocolate bubble nya.

“dan ya dia ingin menjadi kekasih mu” Luhan tertawa , sementara Sehun dan Hanna tersedak.

Sehun diam untuk beberapa saat menatap heran Hanna sementara Hanna hanya mendengus kesal membuang pandangan nya dari Sehun dan Luhan.

Luhan benar-benar sudah keterlaluan…

“bisa saja jika dia berhasil memasuki peringkat sepuluh besar dalam pelajaran kimia” jawab Sehun tiba-tiba.

Hanna terkejut , dia menatap Sehun heran…

“kau serius sehun?”

“aku tidak pernah main-main dengan perkataan ku” jawab Sehun sambil menatap Hanna lurus.

Hanna sangat bahagia sekali mendengar nya , rasanya seperti ada kembang api dan konfetti di sekitarnya , dia tiada hentinya memandang Sehun penuh kebahagiaan .

“hey Sehun berkata seperti itu karena dia tau kau tak akan pernah mencapai nya” Luhan mencibir .

“benarkah? Tapi menurutku tidak ada yang tidak mungkin didunia ini baiklah Sehun aku pulang dan aku akan berusaha memasuki peringkat sepuluh besar” kata Hanna sambil menepuk pundak Sehun.

“dan ku harap itu bukan omong kosong”

Sehun tersenyum menatap Hanna.

Ini pertama kalinya Hanna melihat Sehun tersenyum setelah bertahun-tahun mengagumi nya ini benar-benar hari minggu penuh keberuntungan tidak sia-sia dia berdiam diri selama berjam-jam didalam kafe.

 

=Chemical and Crush=

Hanna duduk di bangku meja belajar nya memandangi foto Sehun yang terpajang tampan dimeja nya .

Luhan benar-benar bermanfaat saat ini karena membuka rahasia nya Sehun jadi tau kalau selama ini Hanna menyukai nya secara diam-diam.

Hanna terus tersenyum memandangi foto Sehun sebelum akhirnya dia menyentuh buku-buku kimia yang jarang sekali dia baca , bentuk nya masih bagus sekali walaupun sedikit berdebu.

Ia mencoba otaknya untuk berpikir , mencerna setiap perkataan yang ada didalam buku tersebut mencoba mengerti inti dari setiap materi yang dijelaskan oleh buku tersebut.

 

Sementara itu

 

Sehun sedang mengistirahatkan tubuhnya di sebuah ranjang , nuansa warna putih kamarnya benar-benar menyejukkan hati nya.

Kedua tangan nya dijadikan bantalan untuk kepalanya , memandangi langit-langit kamar sambil tersenyum.

“jadi dia selama ini menyukai ku?” Sehun terkekeh mengingat kejadian tadi siang di kafe , karena Luhan dia jadi tau kalau selama ini gadis yang disukai nya juga menyukai nya.

Ini benar-benar diluar dugaan nya , Sehun kira Hanna menyukai Luhan karena dia terlihat sangat akrab dengan Luhan .

 

Ketika seorang pangeran menyukai gadis pemalas , bahkan bagi gadis itu berkomitmen untuk bangun pagi saja sudah rumit apalagi harus memasuki peringkat sepuluh besar dalam pelajaran yang benar-benar ia benci .

Namun ini  seperti sebuah sayembara kedengaran nya .

“jika kau bisa masuk peringkat sepuluh besar dalam pelajaran kimia kau akan menjadi kekasih pangeran”

Ya seperti itulah sayembara yang Sehun berikan kepada Hanna.

Ini memang sangat sulit bagi Hanna , bagaimana bisa dia masuk kedalam peringkat sepuluh besar hanya dalam waktu hitungan minggu .

Terlebih lagi pelajaran ini benar-benar bisa membuat nya murka bagaimana tidak? Jika selesai mengikuti kelas kimia dan memasuki jam istirahat gadis itu akan menghabiskan uang nya untuk membeli berbagai macam roti dan susu karena dibuat stress oleh pelajaran kimia.

Kedengaran nya sangat melankolis sekali namun inilah kenyataan nya.

 

=Chemical and Crush=

Matanya terlihat sangat lelah , wajah nya lebih kusam dari biasanya sosok keceriaan nya seperti luntur tiba-tiba.

Dia jongkok termenung menghitung kerikil tidak berdosa yang berada di taman sekolah nya , rambut coklat nya dia biarkan terurai bebas .

“apa yang kau lakukan disini?” suara pemuda tersebut menghamburkan lamunan nya.

“oh kau Sehun…” Hanna mendongakkan kepalanya melihat Sehun berdiri dibelakang nya sambil membawa dua kaleng minuman.

“menghitung batu kerikil?” tanya Sehun heran setelah jongkok menyamakan posisinya dengan Hanna.

“ini yang aku lakukan jika stress” jawab nya malas sambil menunduk.

Hanna terlihat sedang tidak baik-baik saja untuk saat ini , wajah nya seperti habis di tinggal oleh kekasihnya .

Jika terus seperti ini tentu Hanna bisa sakit .

Sehun memerhatikan nya penuh khawatir , dia merasa bersalah.

“sudahlah soal perkataan ku tidak usah kau pikirkan jika kau tidak menyukai nya tidak usah di paksakan” Sehun tersenyum lalu memberikan satu kaleng minuman kepada Hanna yang sudah dia pegang sejak tadi.

“terimakasih , tapi aku ingin membuktikan nya pada mu bahwa aku bisa” Hanna tersenyum menatap Sehun.

Sehun mengelus pelan puncak rambut Hanna.

 

Sementara itu Baekhyun juga melakukan hal yang sama namun di tempat yang berbeda , Baekhyun jongkok termenung diatap sekolah hatinya benar-benar panas melihat Shihyun berjalan berdua dengan Xi Luhan .

Rasanya sulit sekali berpaling dari Shihyun…

“Baekhyun hidup mu menyedihkan sekali”

Katanya sambil memainkan batu-batu dan memasang wajahnya yang super melankolis .

 

“apakah ada baek yang lebih menyedihkan dari hidup mu?”

“mungkin hidup mu akan bahagia baek jika menjadi oppa-oppa di TV”

Katanya lagi sambil menghembuskan nafas pelan.

Cinta sepihak benar-benar menyedihkan…

 

=Chemical and Crush=

 

Untuk jam pelajaran pertama hari ini Hanna , Shihyun dan Baekhyun harus mengikuti kelas bahasa korea terlebih dahulu kemudian mereka akan berpencar sesuai dengan jadwal mata pelajaran yang sudah mereka pilih masing-masing.

Hari ini Hwang seonsaeng tidak bisa mengajar murid kelas bahasa korea jadi terpaksa jam pelajaran bahasa korea kosong , ini benar-benar menyenangkan.

Hanna pergi keluar kelas mencari udara segar bersama Shihyun sementara Baekhyun terus mengikutinya secara diam-diam.

Hanna menghentikkan langkah nya menengok kebelakang melihat Baekhyun yang terlihat kikuk.

“Shihyun sudahlah terima dia bukan kah kau menyukai nya? Kau jatuh cinta padanya saat perayaan hari natal di sekolah kan? Karena dia menyanyi begitu baik”

“aku tidak mengerti maksud mu Hanna” jawab Shihyun sambil menaikkan satu alisnya.

“jangan berbohong” Hanna terkekeh.

“tapi style Baekhyun membuat ku…”

“Hei Byun Baekhyun kau dengar sendiri kan? Besok ubahlah style mu oke?” teriak Hanna lalu berlari meninggalkan Baekhyun dan Shihyun yang diam mematung terpaut jarak beberapa meter.

 

Hanna berjalan menyusuri koridor sambil terkekeh mengingat Baekhyun dan Shihyun , gadis itu memang benar-benar …

Apa susah nya menerima cinta Baekhyun? Bukan kah Shihyun juga menyukai nya namun style Baekhyun benar-benar membuat Shihyun berpikir lagi

Haruskah aku menerima cintanya?…

 

Saat berjalan di koridor bagian loker para siswa dan siswi tanpa sengaja Sehun bertemu dengan Sehun yang sedang membawa tumpukan buku sains…

“kau brat , keluar dari jam pelajaran…” kata Sehun mencibir Hanna.

“Guru Hwang tidak ada jadi aku bisa keluar mencari udara segar” Hanna menjawab sambil melipat kedua tangan nya di dada.

“bisa kau membantu ku membawa buku ini ke perpustakaan?” pinta Sehun

Hanna mengangguk dengan senang hati , membagi dua buku-buku tersebut dengan Sehun lalu berjalan bersama ke perpustakaan.

Hanna dan Sehun selalu mendapat teguran dari petugas perpustakaan karena mereka terlalu berisik .

Sehun dan Hanna tiada hentinya saling mencibir satu sama lain .

Hanna benar-benar sangat senang hari ini , dia bisa melupakan semua masalah nya karena Sehun.

“bagaimana jika aku tidak bisa memasuki peringkat sepuluh besar?” tanya Hanna sambil memegang buku yang terletak di rak buku.

“kau pasti tau jawaban nya” jawab Sehun sambil merapikan letak buku yang habis dia baca.

=Chemical and Crush=

Hari sudah semakin sore Sehun sedang berdiri di halte bus menunggu bus yang akan mengantar nya pulang .

Bagaimana jika aku tidak bisa memasuki peringkat sepuluh besar?

Sehun mengingat perkataan Hanna beberapa jam yang lalu diperpustakaan.

“tidak ada masalah jika kau tidak bisa memasuki peringkat sepuluh besar , kau tetap menjadi kekasih ku” batin Sehun.

Beberapa menit kemudian bus yang ia tunggu sedari tadi sudah tiba , untunglah tidak terlalu penuh hari ini jadi Sehun bisa dengan leluasa duduk dan beristirahat.

Kegiatan disekolah hari ini benar-benar membuatnya lelah .

Pemuda itu menikmati pemandangan kota di sore hari melihat setiap etalase toko dan orang-orang yang baru saja kembali dari aktivitas nya.

Sebenarnya apa intinya Sehun memberikan Hanna sebuah tantangan walau pada akhirnya Sehun tau kemungkinan yang akan terjadi.

Dia hanya ingin tau seberapa kuat rasa cinta Hanna kepada Sehun , ya semacam ujian apakah Hanna akan menyerah atau tidak?

Sehun terkekeh mengingat wajah Hanna yang cute dan polos , usia nya memang sudah delapan belas tahun namun dia tidak mengerti apa itu hubungan seksual yang ia tau hanya ‘poppo’ (ciuman)

Sehun mengetahui nya saat mereka sedang berada dikelas Biologi beberapa minggu yang lalu.

Shin Seonsaeng sedang menerangkan tentang hubungan seksual lawan jenis yang bisa membuat kehamilan pada wanita dan polosnya tiba-tiba Hanna bertanya.

“apa itu seksual? sperma? dan ovum?”

Semua murid yang berada didalam kelas tersebut tertawa terbahak-bahak , pertanyaan Hanna seperti pertanyaan anak dibawah umur.

Wajar saja sejak kecil dia hanya mengikuti sekolah informal dan orang tua nya juga melarang Hanna untuk tidak mengerti hubungan orang dewasa jadi dia tentu awam dengan hal itu.

Yang Hanna tau jika lawan jenis tidur bersama maka si wanita akan hamil , itu menurutnya.

Hanna kau kelewat polos…

 

=Chemical and Crush=

 

“Hanna ayo kau harus semangat demi pangeran mu ini” gadis itu berbicara pada dirinya sendiri berusaha sekuat tenaga menyemangati dirinya sendiri .

Dahi nya sudah di ikatkan sebuah pita berwarna putih bertuliskan

“aza aza Hwaiting!”

“give up is not my style” begitu katanya.

Kata-kata ini ia dapat saat dia dan Shihyun menonton acara oppa-oppa di TV.

Hanna mengambil buku pelajaran kimia berusaha mengerti materi yang akan di ujikan besok , yang penting dia tidak boleh menyerah walaupun dia tau jawaban nya akan seperti apa namun apa salahnya kalau tidak dicoba?

Kumpulan nama-nama senyawa dan nomor-nomor atom begitu juga dengan rumus benar-benar membuat nya pusing , rasanya kepala dia sudah seperti mengeluarkan asap dahi nya dibanjiri oleh peluh.

“aku rasa untuk saat ini aku sangat cocok untuk membintangi CF pocari sweat” katanya sambil mengusap peluh yang membajiri dahi putihnya.

Jam dinding yang menempel di kamarnya sudah menunjukkan pukul sepuluh malam , namun Hanna masih berkutat dengan pelajaran yang membuat nya murka.

Untuk saat ini dia tidak boleh menyerah begitu saja , Sehun pangeran nya yang sudah di tunggu nya selama bertahun-tahun harus menjadi miliknya .

=Chemical and Crush=

Hanna sangat bersemangat pagi ini walaupun semalam dia kurang tidur karena harus mengerti pelajaran yang tak pernah bersahabat dengan nya sejak tingkat pertama di sekolah.

Senyum nya begitu cerah , secerah matahari yang menyinari kota hari ini . wajahnya di beri sedikit makeup agar tidak terlalu pucat , rambut nya di kuncir seperti buntut kuda.

“kau terlihat sangat bahagia hari ini” sapa Luhan yang tanpa sengaja bertemu di koridor sekolah.

“ ya seperti yang kau lihat brat ” Hanna tersenyum.

Lalu mereka berdua berjalan bersama memasuki kelas kimia , hari ini kimia adalah jam pelajaran pertama.

Kelas masih terlihat sepi baru ada beberapa siswa yang datang meja Sehun pun masih kosong.

Hanna mencoba melihat ulang kembali buku-buku kimia nya berharap apa yang sudah di hafal nya semalam tersimpan dengan baik di otak nya.

“jika aku memasuki peringkat sepuluh besar dalam test ini kau harus membelikan ku Hanwoo Luhan” Hanna menatap Luhan yang menempati meja sebelahnya.

“mengapa harus aku?” Luhan bertanya.

Tak lama kemudian Sehun datang lalu diikuti oleh beberapa siswa dan juga guru mata pelajaran kimia yang akan memberikan test hari ini.

Sehun menyapa Hanna lalu duduk di meja yang masih kosong tepatnya didepan Hanna . Hanna tiada hentinya memandangi Sehun sambil menumpu dagunya dengan kedua tangan nya .

Soal dan juga lembar jawaban sudah di bagikan Sehun dan Luhan terlihat santai menjawab nya sementara Hanna tiada henti menggigit bibir bawahnya dan memutar-mutar pensil.

Kerja keras yang semalam sia-sia , dia hanya mengingat beberapa saja

Wajah gadis itu terlihat kesal .

“tak berguna” desisnya sambil melipat kertas yang berisikan soal kimia .

Sementara itu Luhan yang duduk di sebelahnya menahan tawa melihat nya .

 

= Chemical and Crush =

“Baekhyun , Chanyeol , Jongdae bisa kah kalian keluar dari kelas? Kalian sangat mengganggu” tegur Guru Hwang yang mengajar mata pelajaran bahasa korea.

Oh tim penggembira itu sangat mengganggu dimana pun mereka berada , mereka benar-benar berisik dan membicarakan hal-hal yang tidak penting atau terkadang mereka sengaja bermain gunting , batu , kertas di dalam kelas.

Hampir seluruh siswa mengenal mereka , mereka adalah sekumpulan orang yang tidak bisa diam mereka seperti itu bukan karena mereka anak nakal hanya saja jika mereka akan sangat berisik jika bersama.

“ini semua karena mu” gerutu Baekhyun.

“ah sudahlah memang kita ini berisik lebih baik kita ke cafetaria” ajak Chanyeol yang tidak bisa lagi menahan rasa laparnya sejak di kelas.

Sementara itu pemuda yang bernama Jongdae hanya terus tertawa dan mengeluarkan lelucon-lelucon yang bisa membuat Baekhyun dan Chanyeol tertawa.

 

Bel berdering para siswa bisa meninggalkan kelas dan menikmati makan siang mereka di cafetaria .

Hanna terlihat malas , gadis itu menyandarkan kepalanya di meja .

“apa kau baik-baik saja?” tanya Shihyun yang baru saja datang.

“oh kau Shihyun , hmm aku baik-baik saja” Hanna tersenyum .

Kemudian Shihyun membelikan Hanna roti dan susu kesukaan nya , Shihyun tau betul jika Hanna sedang terlihat murung makanan ini lah yang akan bisa membuat suasana hati nya kembali membaik.

Hanna tersenyum senang melihat Shihyun membelikan nya makanan dan minuman kesukaan nya , sebenarnya Shihyun belum tau tentang ini .

Tentang sayembara yang diadakan Sehun hanya khusus diperuntukkan untuk Hanna.

“bagaimana kau dengan Baekhyun?” tanya Hanna tiba-tiba , dan Shihyun pun tersedak karena pertanyaan nya.

“bagaimana apanya?” tanya Shihyun polos.

“hubungan kalian , apa dia sudah memberi mu surat cinta lagi?” tanya nya cool sambil menikmati roti.

“ aku tidak tau mungkin dia menyerah , ah sudahlah jangan di bicarakan lagi” Shihyun kesal lalu kembali melanjutkan menikmati makan siangnya.

Sementara itu Hanna tertawa…

“aku tidak akan menyerah pada mu Shihyun” suara pemuda itu benar-benar membuatnya kaget . Shihyun berhenti menikmati makan siangnya matanya membulat membentuk huruf ‘O’.

Shihyun membalikkan badan nya , penasaran siapa pemuda yang tak akan menyerah padanya.

“ap…a kau Baekhyun? Benarkah?” tanya Shihyun kaget melihat sosok Baekhyun yang berubah , penampilan nya berbeda dari hari biasanya ini benar-benar membuat Shihyun kaget begitu juga dengan Hanna.

Baekhyun mengganti gaya rambutnya seperti oppa-oppa yang berada di televisi dia terlihat tampan dari sebelumnya.

Shihyun tersenyum malu sementara itu Hanna berusaha menahan agar tawanya tidak terlalu keras.

“sudahlah terima saja dia” sahut Hanna tiba-tiba.

 

=Chemical and Crush=

Sehun terlihat sedang bersama Luhan mereka berjalan menyusuri koridor menuju koridor dimana loker siswa berada.

“apa kau yakin Hanna akan memasuki peringkat sepuluh besar” tanya Luhan sambil membuka pintu lokernya.

“aku tidak yakin” Sehun tertawa sambil memasukkan beberapa buku kedalam loker .

Luhan pun ikut tertawa mendengar jawaban Sehun lalu mereka kembali ke kelas.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang tanpa sengaja mendengar pembicaraan mereka .

Gadis itu sedari tadi berdiri di depan lokernya namun saat ingin kembali  ke kelas tanpa sengaja Sehun dan Luhan datang jadi gadis itu mengurungkan niatnya dan mencoba mengetahui apa yang dibicarakan Luhan dan Sehun.

Nam Soyeon , ya gadis itu Nam Soyeon dia menyukai Sehun sejak tingkat pertama di sekolah bukan lebih tepatnya saat mereka masih di sekolah  menengah pertama saat umur mereka baru saja menginjak tiga belas tahun.

“memang apa yang akan terjadi jika Hanna memasuki peringkat sepuluh besar?” pikiran nya penuh tanya mencari-cari jawaban namun tak menemukan nya.

Soyeon menutup pintu lokernya lalu berjalan menuju kelas.

 

Terlihat para siswa-siswi keluar dari gerbang sekolah , Sehun berjalan bersama Hanna dan Luhan.

Mereka terlihat sedang berbincang-bincang dan tertawa tanpa sadar ada sepasang mata yang melihat mereka dari kejauhan dengan penuh kebencian , mata seorang gadis , Nam Soyeon.

“ini sudah tidak bisa dibiarkan” desisnya sambil menghentakkan kesal satu kaki nya , wajahnya terlihat seperti nenek sihir yang akan menyihir Hanna menjadi kodok.

Nam Soyeon gadis yang sejak SMP sudah akrab dengan Sehun bahkan lebih akrab dari Hanna.

Gadis itu menyukai Sehun , sangat menyukai lebih tepatnya .

Namun sejak mereka dekat satu sama lain Sehun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda kalau Sehun akan membalas perasaan nya .

Sehun pemuda yang dingin dan misterius dia akan riang dan penuh tawa saat bersama orang-orang terdekatnya .

Selama bersama Soyeon , Sehun tersenyum namun Soyeon bisa membedakkan mana senyuman yang tulus dan mana yang dipaksakan , dan Senyuman Sehun adalah senyuman yang dipaksakan.

Bahkan Soyeon sudah menyukai Sehun selama lima tahun , gadis itu tak pernah mengubah perasaan nya ia tetap tinggal di tempatnya dan menyukai Sehun.

Berbagai cara ia lakukan untuk membuat Sehun tertarik padanya namun sia-sia Sehun hanya menganggap nya sebagai teman biasa.

Soyeon masih memendam perasaan nya hingga saat ini.

 

“kau sangat beruntung Hanna”

 

=Chemical and Crush=

 

Kafe memang tempat yang cocok untuk berkumpul bersama teman , saling berbagi cerita satu sama lain .

“kau bekerja disini?” tanya Shihyun kaget saat memasuki pintu dan melihat Baekhyun memberinya ucapan selamat datang.

“ya seperti yang kau lihat” jawab Baekhyun sambil tersenyum.

Shihyun masuk terlebih dahulu lalu di ikuti oleh Hanna , Sehun dan Luhan setelah itu Baekhyun memberi mereka tempat yang masih kosong .

“silakan kalian bisa duduk disini , dan mau pesan apa?” tanya Baekhyun ramah sebagai pegawai kafe hari ini.

Mereka sudah memesan minuman dan makanan kesukaan mereka , sambil menunggu pesanan mereka saling berbincang-bincang satu sama lain .

“ah kau seperti kodok Hanna” cibir Luhan.

Luhan dan Hanna saling mencibir satu sama lain sementara Sehun hanya bergeming melihat mereka.

Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang , Baekhyun mempersilakan mereka untuk menikmatinya setelah melepas apron nya yang berwarna cokelat dan bertuliskan ‘happy kafe’ Baekhyun ikut bergabung bersama teman-teman nya.

“apa boss kau tidak akan marah jika kau ikut bergabung dengan kami?” tanya Hanna penasaran.

Baekhyun terkekeh…

“kafe ini milik orang tua ku”

Semua teman-teman nya mengerti lalu membulatkan huruf mereka membentuk huruf “O” secara bersamaan.

 

=Chemical and Crush=

Sehun membuka buku pelajaran di meja nya , dia terlihat sedang mengerjakan tugas-tugas akhir yang diberikan oleh sekolahnya.

Untuk saat ini dia belum memusingkan untuk memilih universitas

Sehun cerdas dia selalu menjuarai berbagai macam olimpiade bukan nya ingin berbangga diri atau apa hanya saja untuk saat ini dia tidak mau terlalu merencanakan sesuatu yang belum tentu akan terjadi .

Tujuan nya untuk saat ini belajar dengan giat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah dan menyatakan cintanya pada gadis pujaan nya .

Sebenarnya dia bingung dengan Hanna , Hanna menyukai nya atau menyukai Luhan karena Hanna terlihat lebih akrab dengan Luhan.

Ini sedikit rumit…

Sehun mendesah pelan …

Dia membuang jauh-jauh pikiran tersebut dan kembali menikmati pekerjaan rumahnya.

“tidak ada yang perlu di khawatirkan Sehun…”

 

=Chemical and Crush=

Ujian untuk memasuki universitas akan di adakan pada pertengahan oktober namun gadis ini masih bisa menikmati waktu bersama hal yang disukainya tidak ada kekhawatiran sama sekali di dalam hidupnya.

Dia pemalas namun memiliki cita-cita , hidupnya benar-benar santai seperti tidak ada beban .

“apa kau tidak mengikuti ujian memasuki universitas?” tanya Shihyun

“tentu aku mengikutinya”

Jawab Hanna santai seperti tidak ada kekhawatiran di dalam hidupnya

“apa jurusan yang akan kau pilih? Pasti bahasa”

Tanpa menunggu waktu lama Shihyun bisa langsung menebak apa jurusan yang akan dipilih oleh teman baiknya ini.

“kau tepat”

Pelajaran bahasa memang favorit nya sejak dia duduk di bangku sekolah dasar , dia bahkan pernah menjuarai menulis fiksi bergenre fantasy imajinasi nya memang benar-benar hebat , jika saja ia mau mengeluarkan semangat nya untuk menulis pasti dia sudah menerbitkan buku-buku dengan cerita klasik yang menakjubkan. namun pada kenyataan nya dia hanyalah gadis pemalas yang membenci pelajaran sains begitu banyak.

Seperti Jessica Girls’ Generation yang membenci mentimun begitu banyak.

Walaupun dia pemalas , Sehun si pemuda yang sangat populer di sekolah menyukai nya dia lucu dan polos tidak bermuka dua . itulah yang membuat Sehun menyukainya.

Gadis itu apa adanya , tidak seperti drama queen yang pura-pura pingsan di tengah lapangan pada siang hari hanya untuk mendapatkan perhatian dari orang yang disukai nya , seperti yang dilakukan Soyeon beberapa hari yang lalu namun sayang nya security  sekolah yang membawa nya ke ruang kesehatan bukan Sehun.

 

=Chemical and Crush=

para siswa berkerumun menutupi mading sekolah , mading itu berisikan hasil test dari setiap mata pelajaran .

Hanna berlari menuju mading , gadis itu penasaran akan hasil test kimia nya.

Belum sampai di depan mading Luhan sudah menghampirinya.

“kau berada di peringkat 18 pelajaran kimia , selamat” kata Luhan sambil menyodorkan tangan nya memberi ucapan selamat kepada Hanna.

“18? Itu tandanya…” seketika Hanna lemas .

Luhan tertawa melihat wajah Hanna yang  kecewa seperti kehabisan tiket konser idolanya .

“sudah ku bilang bukan?”

Luhan terkekeh…

Hanna mendengus kesal , dia urungkan niatnya untuk melihat mading sekolah . dia berjalan menyusuri koridor menuju koridor dimana loker para siswa dan siswi berada .

Sampai kapan pun hubungan ku dengan kimia tidak akan membaik sama seperti perasaan ku kepada Sehun yang tidak akan terbalas…

Saat dia membuka lokernya , dia menemukan sebuah kertas berwarna biru muda .

“apa ini?”

Temui aku di atap sekolah

Itulah isi dari surat tersebut.

Surat nya begitu misterius , bahkan tidak ada nama pengirimnya .

Karena penasaran akhirnya Hanna mengikuti isi dari surat tersebut , gadis itu mengambil tas nya lalu menutup pintu lokernya kemudia berjalan menuju atap sekolah.

Dalam hati dan pikiran nya dipenuhi oleh pertanyaan .

Saat tiba di atap sekolah dia tidak menemukan siapapun yang ada hanya hembusan angin yang begitu sejuk .

“ini benar-benar menjengkelkan”

Dia diam untuk beberapa saat menikmati angin yang berhembus sebelum akhirnya dia merasakan ada seseorang yang melingkarkan tangan nya di pinggang nya dari belakang .

Hanna terkejut namun dia memejamkan matanya dan bergeming .

Dia memegang tangan yang melingkari pinggang nya , ini benar-benar menakutkan batin nya.

“kau siapa?” tanya Hanna.

“apa kau tidak mengenali ku?”

Suara pemuda itu sudah akrab di telinga Hanna lalu Hanna memutar balikkan badan nya dia terkejut bahkan hampir terjatuh mendapati Sehun berdiri di belakangnya .

Untung nya Sehun langsung memeluk tubuh Hanna supaya dia tidak terjatuh.

“kau tidak apa-apa?” tanya Sehun.

“apa yang kau lakukan Sehun?”

Hanna buru-buru melepaskan pelukan nya dari Sehun , dia benar-benar terkejut.

Sehun tidak menjawab pertanyaan nya pemuda itu hanya tersenyum

Hanna semakin tidak mengerti tentang apa yang dilakukan Sehun , Sehun benar-benar membuat nya pusing .

“aku sudah mengetahui hasil test mu”

“lalu? Aku tidak akan menjadi kekasih mu kan?

Hanna sudah putus asa , namun dia penasaran jika Sehun tidak akan membalas perasaan nya mengapa Sehun mengajak nya bertemu di atap sekolah lalu memeluknya dari belakang .

“apa kau ingin seperti itu?”

Hanna terdiam mendengar jawaban Sehun , tentu dia tidak mau seperti itu karena Sehun adalah kebahagiaan nya.

Hanna mengigit bibir bawahnya sambil menggelengkan kepalanya.

Sehun hanya tersenyum melihat tingkahnya yang seperti anak kecil .

Mereka menjadi canggung untuk beberapa saat , Sehun menarik napas lalu membuang nya secara perlahan melalui mulut berusaha untuk rileks di hapadan Hanna.

“Hanna…”

“ya?”

Gadis itu menatap Sehun bingung.

“ini sudah terlalu lama namun aku harus menyatakan nya padamu”

Kata-kata ini membuahkan tanda tanya besar di pikiran Hanna ‘sudah terlalu lama’ apa maksud nya?

Sehun sudah lama menyimpan perasaan nya kepada gadis pemalas seperti siput ini , semua nya berawal ketika Hanna tanpa sengaja menabrak Sehun di perpustakaan .

Bagaimana bisa?

Hanna di kejar-kejar oleh guru mata pelajaran sains dia berlari dan akhirnya memutuskan untuk memasuki perpustakaan .

Gadis itu tidak memerhatikan jalanan yang sempit karena dihimpit oleh rak-rak buku tanpa sengaja dia menabrak Sehun yang sedang membaca buku dengan tenang .

Bagi Sehun ini sangat menjengkelkan , melihat seorang gadis berpenampilan berantakan dengan dahi di penuhi peluh yang terjatuh menindih nya…

 

“mau kah kau menjadi kekasih ku?” tanya Sehun hati-hati walaupun dia sudah tau jawaban nya.

“hei pertanyaan macam apa itu apa kau sedang bercanda?”

Hanna merasa ini benar-benar seperti lelucon

Gadis itu menggerutu , dia mengatakan aku hanyalah si siput yang pemalas bahkan kata Luhan dirinya seperti kodok dan lebih tepatnya dia tidak memenangkan sayembara yang Sehun berikan .

Dia terus berbicara sampa Sehun kesal dibuatnya karena tidak memberinya kesempatan berbicara.

Sebelum ini terjadi begitu lama , Sehun membungkam bibir tipis Hanna dengan sebuah ciuman .

Hanna membulatkan matanya dia bergeming sementara Sehun benar-benar menikmatinya pemuda itu memejamkan matanya melumat pelan bibir Hanna.

Seharusnya Hanna bisa menikmatinya namun kenyataan nya dia benar-benar terkejut.

Ini ciuman pertama baginya

Begitu juga dengan Sehun

 

Sehun mengakhiri nya dia tidak tega melihat Hanna yang kehabisan napas.

“apa yang baru saja kau lakukan?”

Tanya Hanna polos…

“jatuh dari atap restauran , sudah tau mencium mu apa lagi?”

Sehun menghadiahkan sebuah jitak kan kecil di kepala Hanna.

“jawab pertanyaan ku”

Pinta Sehun

“kau sudah tau untuk apa aku menjawab nya?”

Hanna tersenyum lalu mencubit pipi Sehun yang tidak terlalu berisi.

Sehun dan Hanna begitu senang , rasanya perut mereka seperti di terbangi oleh kupu-kupu lalu di sebarkan konfetti .

Tanpa ragu-ragu Sehun memeluk gadis yang sekarang menjadi miliknya

Gadis siput yang disukai oleh pemuda yang sangat menghargai waktu dan disiplin.

Penantian Kim Hanna selama ini tidak sia-sia .

Dirinya sudah hampir putus asa mendengar bahwa dia hanya menduduki peringkat 18 .

Sehun berbohong memintanya memasuki peringkat 10 besar

Karena Sehun tau itu sulit untuk terjadi

Mengatakan bahwa di harus memasuki peringkat 10 besar hanyalah omong kosong nya saja .

 

Baekhyun sudah menemukan cintanya akhirnya Shihyun mau menjadi kekasihnya.

Luhan tetap sendiri , dia tidak pernah memusingkan soal percintaan .

Sementara itu Nam Soyeon masih di tempatnya dengan penuh kebencian …

 

“ cinta tidak pernah memandang kasta atau derajat

Semuanya terjadi secara tiba-tiba

Tidak ada yang bisa menebak

Dan tidak ada yang bisa merencanakan

Dengan siapa dia akan jatuh cinta nantinya

Bahkan ketika si pangeran yang sangat rajin dan menghargai waktu

Jatuh cinta kepada putri lamban seperti siput”

-END-

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “[Noonatea] Chemical And Crush

  1. Aaaaaaaa so sweet , sehun mahh gitu diam” menghanyutkan , diam” tau nya suka juga sama hanna mana isi ngasi tantangan segala pada akhirnya juga tantangan yg dia kasi ke hanna gak guna sama sekali toh dia tetep mau jadi’in hanna pacar nya kan , hahhh pasangan yg saling melengkapi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s