[Noonatea] Ficlet – Because I love you

Aku tau aku akan menyesal Saat meninggalkan mu

Karena aku mencintai mu

Aku tidak bisa melupakan Cinta ku untuk mu

Tapi aku harus

Menyingkirkan mu

Dan

Kesedihan ku


***

Angin di musim gugur yang bertiup melewati hatinya yang masih kosong

Dia merindukan nya namun dia masih tidak bisa mendapatkan lebih dekat dengan orang itu .

Hidup nya menjadi tidak bercahaya lagi ketika dia harus menerima kenyataan bahwa orang yang di cintainya tak lagi disisinya.

“itu cukup jika aku menyakiti sendiri”

 

-Because I Love You-

Memutuskan untuk  pindah ke Seoul 5 tahun yang lalu hanya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan berharap bisa melupakan masa lalu nya .

“project harus di selesaikan secepat mungkin , ku beri waktu selama tiga hari”

Suara pria paruh baya di sebrang telepon membuat nya benar-benar frustasi dia merasa dijadikan seperti robot tapi ini adalah tanggung jawab nya , membantah pun juga tidak bisa

“baik”

Jawabnya singkat lalu mengakhiri pembicaraan di telepon.

Wanita itu menyandarkan kepala nya di kursi dia memejamkan matanya sejenak menenangkan pikiran nya setelah dirasanya cukup dia kembali berkutat dengan komputer nya.

Menjadi seorang penulis selama tiga tahun cukup membuat namanya melambung , dia seringkali menulis berbagai macam fiksi dan naskah drama yang singkat

Kim Hanna , usianya 25 tahun hampir tidak ada yang mengetahui masa lalu nya dia mengemas nya secara baik dia hanya dikenal sebagai pribadi yang penyendiri dan tak banyak bicara.

Di pandangi nya foto kelulusan dirinya bersama seorang pria yang sangat dia rindukan namun terpisah oleh ruang , ruang yang dimengerti oleh dirinya.

Hatinya kembali lirih melihat foto itu , kembali mengingatkan dirinya akan masa-masa cinta pertamanya.

 

Kejadian 7 tahun yang lalu masih tersimpan di otak nya seperti potongan-potongan klise . dia hanya mengingat beberapa saja tidak sampai seutuhnya.

 

“apakah kau  ingin selalu seperti ini?”

Tanya seorang pemuda matanya melihat ke atas menikmati langit senja di sore hari.

“maksud mu?”

Gadis itu menoleh ke arahnya.

“orangtua ku tak pernah merestui hubungan kita”

Gadis itu kembali terdiam , rasanya sakit mengingat hubungan mereka tak pernah di restui .

Pemuda itu Sehun selalu memintanya meninggalkan nya memberitau nya bahwa dia masih bisa mendapatkan pria yang lebih baik daripada dirinya.

Namun Hanna enggan berpaling dari nya , Sehun selalu memberinya kasih sayang rasanya hangat semuanya indah seperti musim semi.

Oh Sehun adalah cinta pertamanya saat Hanna duduk di bangku sekolah menengah atas tingkat dua , namun semuanya tak berjalan manis seperti kisah cinta remaja pada umumnya.

Hanna harus berkali-kali merasakan sakit , harus berkali-kali pindah flat hanya untuk melindungi dirinya .

Sehun memintanya untuk meninggalkan nya bukan karena pemuda itu tidak mencintainya lagi hanya saja dia tidak mau melihat orang yang dicintainya terus tersakiti karena dirinya.

Setelah kelulusan sekolah mereka memutuskan untuk melarikan diri , menikah secara diam-diam di gereja terpencil agar tidak diketahui oleh orangtua Sehun.

 

Awalnya pernikahan mereka berjalan dengan baik tapi semuanya tidak seperti apa yang mereka bayangkan , menikah diusia muda bukanlah hal yang ideal , salah satu dari mereka harus bekerja keras.

Memang siapa yang bisa hidup tanpa makan? Tanpa tempat tinggal dan pakaian yang layak.

Hidup di daerah terpencil agak sulit untuk menemukan pekerjaan , Sehun hanya bekerja sebagai penjaga toko buku dengan bayaran yang sangat pas-pasan.

Bagi Hanna semuanya tidak apa-apa selama dia masih bisa melihat Sehun disisinya.

Tetapi sepahit apapun itu Hanna dan Sehun masih bisa tersenyum , karena saling mencintai satu sama lain adalah kebahagiaan mereka.

“sampai kapan kita akan seperti ini?”

Tanya Hanna yang sedang menyandarkan kepalanya dibahu Sehun.

“entahlah , tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi di hari esok jangan menghawatirkan sesuatu yang belum tentu terjadi Hanna”

Kemudian Sehun memeluknya mendekapnya erat mengklaim bahwa Hanna hanya miliknya seorang tidak ada yang bisa mengambil gadis itu dari sisinya apalagi menggantikan nya.

 

Pagi ini seperti hari-hari biasanya Hanna akan mengurus pekerjaan rumah dan Sehun pergi bekerja .

Namun belum ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi hari ini .

Hanna akan selalu menunggu Sehun pulang bekerja pada sore hari namun hari ini tidak seperti biasanya ia masih menunggu Sehun di beranda rumah menggunakan jaket , angin pantai dimalam hari benar-benar dingin.

Hanna dan Sehun memilih flat kecil dipinggir pantai .

Gadis itu masih tetap dengan pendirian nya hingga akhirnya ia merasa jemu dan masuk kedalam rumah , makanan yang dibuatnya pun sudah dingin .

Gadis itu semakin khawatir dengan keadaan suaminya , jam dinding sudah menunjukkan pukul 12 malam namun Sehun belum juga kembali kerumah.

Dia masih tetap duduk didepan meja menyandarkan kepalanya pada lututnya , hati nya semakin gelisah.

Batin dan pikiran nya penuh tanya pasti Sehun sedang tidak baik-baik saja.

 

Seminggu sudah berlalu , tubuh Hanna semakin kurus lingkar matanya pun terlihat wajahnya pucat dan sedikit menua . Sehun belum juga kembali ke rumah sampai pada akhirnya dia menerima surat

 

pergilah cari tempat yang aman

 jangan megkhawatirkan ku

Hiduplah dengan baik  dan jaga kesehatan mu

Aku selalu mencintai mu

-Oh Sehun-

 

Hatinya benar-benar sakit membaca surat yang dikirim oleh Sehun , perutnya perih seperti disiram air dingin seketika syaraf kakinya melemah.

Dia terjatuh sampai lupa caranya untuk berdiri kembali , batinya gelisah pikiran nya penuh tanya sebenarnya apa yang terjadi dengan Sehun? Apakah orangtuanya menemukan nya?

Dia bergeming , hatinya terlalu sakit tak dirasa air matanya jatuh membasahi pipinya.

“ beritau aku setidaknya aku bisa mendengarkan napas mu Sehun…”

 

-Because I Love You-

“Hanna apa kau sudah menyelesaikan nya?”

Tanya seorang pria paruh baya yang menjabat sebagai leader di kantor ini.

“sudah”

Jawab nya singkat kemudian Hanna memberikan berkas berwarna kuning berisikan tulisan nya .

Dia misterius , namun orang-orang tidak ada yang mengacuhkan nya orang-orang dikantor hanya membutuhkan bakatnya sebagai penulis dan Hanna hanya membutuhkan uang untuk bertahan hidup.

Hidup nya menjadi kelam saat Sehun meninggalkan nya , dia tidak pernah memerhatikan dirinya sendiri selalu berpakaian seadanya dan tidak pernah menorehkan makeup di wajahnya membuat nya lima tahun lebih tua daripada usianya.

Setelah selesai dengan pekerjaan nya Hanna memutuskan untuk berjalan-jalan melihat bunga-bunga bermekaran dan menikmati hembusan angin musim semi , musim yang memberinya banyak kenangan.

Di musim semi dia jatuh cinta pada Sehun

Di musim semi dia menikah secara diam-diam bersama Sehun

Di musim semi dia kehilangan Sehun disisinya

Tapi setidaknya dia masih bisa tersenyum karena musim semi.

Dia sadar dia harus beranjak dari tempatnya tak selamanya Hanna tetap bisa tinggal dan terus tersakiti tapi mungkin dia akan menyesal karena dia masih mencintai Sehun dan percaya bahwa suatu saat Sehun akan kembali.

Bukankah tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi dihari esok?

 

Hanna berjalan menyusuri jalan setapak yang di hiasi oleh pohon sakura disisi kanan dan kiri wanita itu masih bisa tersenyum…

“terlalu banyak kenangan disini…”

desis nya sambil tersenyum , melihat bunga bermekaran rasanya seperti mendapatkan kembali semangat untuk hidup .

dia ingin melupakan Sehun namun tidak bisa

ingin pergi ia tau ia akan menyesal

dia tidak bisa melupakan cintanya untuk Sehun

tapi dia harus menghapus Sehun dalam kesedihan

Namun…

hatinya masih berkata bahwa suatu saat Sehun akan kembali…

 

“apakah kau Kim Hanna?”

Suara yang berasal dari belakangnya membuatnya teringat akan seseorang rasanya seperti mimpi .

Suara seorang pria yang sudah lama tak ia dengar

Saat dia membalikkan tubuhnya

Dia melihat…

-END-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s