[Noonatea] Our Wedding – 2

Mendengar hal ini rasanya seperti

mendapat sebuah tamparan

menjalankan sebuah pernikahan

bukan atas dasar saling mencintai

melainkan atas dasar

untuk menolong seseorang yang membutuhkan

cinta dari seorang wanita

OUR WEDDING

Author : Noonatea

Cast : Byun Baekhyun – Hwang Shihyun

Genre : Marriage life – Drama – Fluff

Leght : Chapter

***

Shihyun sudah selesai memasak dan menyiapkan sarapan untuk Baekhyun , Baekhyun makan dengan lahap sekali sedangkan Shihyun memerhatikan nya .

Dia normal tidak ada yang aneh dengan nya

Sebenarnya dia punya penyakit apa

Otak Shihyun dipenuhi berbagai macam pertanyaan.

“ada apa?”

Tanya Baekhyun heran padanya.

“tidak apa-apa”

Jawab Shihyun gugup sambil mengelengkan kepalanya

Baekhyun hanya mengangguk lalu kembali melanjutkan menikmati hidangan nya lagi.

Shihyun tidak bisa berlama-lama dihadapan Baekhyun dengan keadaan belum mandi rasanya tidak enak jadi dia putuskan untuk pergi kekamar mandi .

Baekhyun sudah selesai dengan sarapan nya kemudian dia menaruh piring dan mangkuk ke washtable lalu mencucinya .

Dia tidak ingin merepotkan Shihyun .

*Our Wedding*

Baekhyun diam termenung ditepi ranjang memerhatikan sebuah fotoyang membuatnya mengingat  seseorang.

Dia merindukan orang tersebut…

“aku sudah menikah ku harap gadis ini bisa membuat ku melupakan mu”

Dia tidak mau berlama-lama mengingat masa lalunya kemudian Baekhyun menyimpan foto tersebut didalam laci.

Hari ini hari minggu , Baekhyun bisa beristirahat dirumah dan menikmati waktu luangnya.

Sementara itu Shihyun sibuk membuka peralatan masak yang diberikan oleh ibu mertuanya .

“apa yang kau lakukan?” tanya Baekhyun penasaran

“menurut mu apa? Kita membutuhkan ini” jawab Shihyun santai sambil membereskan kemasan-kemasan peralatan tersebut.

Setelah dirasanya selesai Shihyun berjalan menghampiri Baekhyun yang sedang menikmati acara televisi diruang tengah.

Awalnya mereka agak sedikit canggung namun beruntunglah Baekhyun si periang bisa mencairkan suasana.

“apa kau tidak melanjutkan pendidikan ke universitas?”

Tanya Baekhyun penasaran

“tentu aku akan , test nya diadakan pala bulan Januari”

Jawab Shihyun dengan seulas senyum dibibirnya

Mereka terlihat seperti pasangan suami istri pada umumnya namun siapa yang menyangka mereka tidak mencintai satu sama lain.

Baekhyun membutuhkan Shihyun untuk bisa melupakan kesedihan nya akan masalalunya sementara Shihyun membutuhkan Baekhyun karena uang.

Keluarga Shihyun sangat membutuhkan uang untuk membangun perusahaan nya kembali.

Mereka sedang memerankan sebuah drama yang dibuat oleh mereka sendiri tentu saja dengan campur tangan Tuhan.

Jika keluarga Shihyun tidak bangkrut dan Baekhyun tidak mempunyai penyakit yang tidak biasa semuanya akan baik-baik saja.

*OUR WEDDING*

Shihyun menatap kosong langit-langit kamarnya  hingga detik ini ia masih penasaran tentang penyakit yang diderita Baekhyun.

Baekhyun sedang tidak ada dirumah sore tadi dia mengatakan bahwa akan bertemu dengan sekretarisnya membicarakan kerja sama dengan client dari China.

Shihyun memutuskan untuk bangun dari tempat tidur mencari-cari jawaban tentang pertanyaan yang terus memenuhi pikiran nya.

Rasanya menunggu waktu memberitahu nya itu terlalu lama jadi dia putuskan untuk mencari tahunya sendiri kemudian dia bisa membantu Baekhyun sembuh dari penyakitnya dan mejalankan hidupnya seperti semula , seperti gadis yang akan beranjak dewasa pada umumnya.

Dibukanya lemari pakaian namun dia tidak menemukan clue tentang penyakit Baekhyun

Tiba-tiba dia teringat sesuatu , Baekhyun pernah meletakkan sesuatu didalam laci meja .

Dibukanya laci tersebut dia tidak menemukan obat-obatan yang ada hanyalah frame berhiaskan foto Baekhyun dengan seorang pria.

“Baekhyun dengan siapa ini?” gumamnya .

Ah mungkin dia bisa mendapatkan clue lebih lagi dari ruang kerja Baekhyun atau dari orangtuanya sendiri.

Pikirnya..

Dia memerhatikan foto itu sebentar kemudian memasukkan nya kembali kedalam laci.

“Mungkin sahabat nya …”

Batin Shihyun.

*Our Wedding*

Udara cukup dingin pagi ini tapi Baekhyun tetap menjalankan aktivitasnya

Dia sedang bersiap-siap untuk berangkat ke kantor sementara Shihyun hanya memerhatikan nya sambil terduduk ditepi ranjang.

“jangan menunggu ku , aku akan pulang larut malam”

Kata Baekhyun sambil mengaitkan kancing jasnya

“aku mengerti”

Baekhyun sudah berangkat ke kantor tinggalah Shihyun dirumah sendirian

Dia termenung memandangi foto pernikahan nya dengan Baekhyun tiga hari yang lalu .

Sampai saat ini Baekhyun belum menyentuhnya

Apa Baekhyun tidak menyukai nya?

Tapi Baekhyun membutuhkan Shihyun untuk sembuh dari penyakitnya

Namun Shihyun tidak tahu penyakit apa yang didertita Baekhyun

Bagaimana bisa Shihyun membantu Baekhyun jika dia tidak mengetahui penyakit yang diderita Baekhyun.

Ini cukup rumit jika tidak sesegera mungkin Shihyun mengetahuinya maka waktu untuk menjalankan kehidupan nya seperti semula akan terhambat.

*Our Wedding*

“Ayah jadi penyakit apa yang diderita Baekhyun?”

Shihyun mengajak Ayahnya untuk bertemu di sebuah coffee shop yang lokasinya berada di distrik apgeujeong .

“Baekhyun menderita penyakit homoseksual dan dia belum bisa melupakan kekasihnya yang bermarga Park itu”

Jawab Ayahnya dengan nada yang agak serius.

Shihyun terkejut dia membulatkan matanya

Apa Homoseksual?

Kedengaran nya sangat menjijikan namun disisi lain Shihyun juga sedih melihat keadaan Baekhyun yang selalu ceria ternyata menyimpan kesedihan yang begitu mendalam.

Shihyun bergeming untuk beberapa saat setelah mendengar jawaban ayahnya…

“maafkan Ayah Shihyun”

“tidak apa-apa Ayah , aku akan membantu Baekhyun”

Jawab Shihyun dengan senyum dibibirnya sambil mengusap pelan bahu ayahnya.

Karena rumah Shihyun dan Baekhyun berada di distrik apgeujeong dia memutuskan untuk pulang dengan berjalan kaki saja.

Pandangan nya kosong melihat jalan langkahnya seperti tak acuh

“dia menderita penyakit homoseksual…”

*Our Wedding*

Baekhyun sibuk melihat ulang berkas-berkas project perusahaan nya dengan client dari China.

Kemejanya sudah lusuh rambutnya sedikit berantakan…

“sekretaris Seo bisakah kau ke ruangan ku?”

Tanya Baekhyun melalui telepon.

Beberapa menit kemudian sekretaris Seo tiba diruangan Baekhyun.

Tanpa pikir panjang Baekhyun memintanya membantu menyelesaikan pekerjaannya , Baekhyun meminta pulang lebih awal karena kondisi kesehatan nya sedang tidak baik .

Suhu di kota cukup dingin hari ini dan Baekhyun tidak bisa membiarkan tubuhnya lelah pada saat musim dingin.

Pemuda itu berjalan lemas menuju parkiran tentu dengan keadaan seperti ini ia tidak bisa mengemudi mobil sendiri .

Dia butuh supir…

“aku pulang…”

Baekhyun memasuki rumah setelah mengganti sepatunya dengan sandal rumah wajah nya pucat , rambutnya berantakan .

Karena terlalu lemas Baekhyun berdiri sambil meraba dinding .

Shihyun yang sedang menonton TV pun terkejut lalu berlalri menghampiri Baekhyun untunglah sebelum Baekhyun pingsan Shihyun sudah memeluknya.

“Baekhyun kau kenapa ?”

Tanya Shihyun panik sambil memegangi tubuh Baekhyun.

Kemudian Shihyun membawanya kekamar karena tubuh Baekhyun tidak terlalu besar jadi Shihyun tidak mengalami kesulitan saat membawanya.

Di istirahatkan nya tubuh Baekhyun diatas ranjang lalu Shihyun melepas jas Baekhyun kemudian menyelimutinya.

Di sentuhnya dahi Baekhyun

“panasnya cukup tinggi”

Gumam Shihyun.

Tak perlu berpikir lama Shihyun segera kedapur untuk mengambil obat dan wadah kecil berisikan air hangat untuk mengompres Baekhyun supaya demamnya cepat turun.

Dengan penuh kasih sayang untuk saat ini mungkin sebagai teman dan mengemban status sebagai istri Shihyun mengompres dahi Baekhyun , setelah dirasanya cukup dia kembali lagi kedapur untuk memasak bubur biji pinus .

Shihyun mengaduk-aduk panci berisikan nasi yang hampir menjadi bubur .

Dia semakin sedih melihat keadaan Baekhyun .

Tak lama kemudian asap mengepul dari panci tersebut menandakan bubur sudah matang lalu Shihyun mematikan kompor kemudian memindahkan bubur tersebut kedalam mangkuk.

Dibawanya nya baki berisikan bubur kacang pinus , segelas susu hangat , dan minuman gingseng supaya tubuh Baekhyun hangat.

Setelah sampai dikamar Shihyun melihat Baekhyun sudah sadar.

“apa yang terjadi dengan ku?”

Tanya Baekhyun heran sambil memegangi dahi nya.

“kau tadi pingsan apa kau tidak ingat?”

Jawab Shihyun yang sedang membawa baki berisikan makanan dan minuman kemudian dia duduk ditepi ranjang lalu mempersilahkan Baekhyun untuk menikmati makanan yang sudah dibuatnya.

“makan ini semoga dapat membuat mu cepat sembuh”

“terimakasih Shihyun…”

*OUR WEDDING*

Hari ini Baekhyun terpaksa tinggal dirumah dan tidak pergi bekerja , Shihyun yang memintanya.

Pekerjaan memang penting namun kesehatan jauh lebih penting dari apapun saat kau tidak sehat kau tidak akan bisa bekerja dengan baik .

Maka dari itu biarkan kesehatan mu  membaik lalu kau juga bisa bekerja dengan baik.

“kenapa kau baik pada ku”

Tanya Baekhyun yang sedang duduk di meja bar sambil memerhatikan Shihyun memasak soup.

“bukan kah aku menikah dengan mu untuk membantu mu?”

Jawab Shihyun sambil memindahkan soup kedalam mangkuk.

Itu benar dia menikahi Baekhyun hanya untuk membantunya sembuh dari penyakitnya dan tidak berlarut-larut mengalami kesedihan tentang masa lalunya yang cukup menjijikan.

“apa kau sudah tahu tentang penyakit ku? Apa kau tidak jijik melihat ku?”

Baekhyun memberondong Shihyun dengan berbagai pertanyaan.

“sudah , tentu tidak kau ciptaan Tuhan Baekhyun kita sama untuk apa aku jijik dengan mu aku akan dengan senang hati membantu mu”

Shihyun tersenyum lalu menyodorkan mangkuk berisikan soup kepada Baekhyun.

Mereka menikmati soup yang masih mengepulkan asap itu bersama-sama .

“enak”

Gumam Baekhyun…

Shihyun hanya tersenyum…

Setelah mereka rasa sudah selesai Baekhyun membantu Shihyun membersihkan mangkuk dan gelas .

Bagi Shihyun tinggal bersama Baekhyun seperti tinggal bersama kakak , Baekhyun tidak pernah menyentuh nya ataupun memarahinya tapi terkadang Baekhyun suka bersikap dingin kepada Shihyun , mungkin karena dia terlalu lelah dengan aktivitas dikantornya.

“ceritakan lah masa lalu mu padaku mungkin aku bisa membantu mu”

Pinta Shihyun..

Mereka sedang bersantai disofa ruang tengah .

Baekhyun rasa tidak ada yang perlu disembunyikan dari Shihyun mungkin sudah saat nya seseorang mengetahui apa yang dialami Baekhyun selama ini …

Setelah mengambil napas lalu membuang nya lewat mulut

Baekhyun pun mulai bercerita tentang kesedihan nya dan kesulitan nya di masa lalu…

TBC

Advertisements

213 thoughts on “[Noonatea] Our Wedding – 2

  1. Sihyun nya baik bgt, dia msih mau nrima baekhyun, jdi baekhyun mau crita tntng masa lalunya ? Izin bca next chapter kak

  2. Ternyata baekhyun nerima sihyun dengan baik ya…kukira bakal dicampakim berlebihan..disiksa😂..engkau masih baik byuncabe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s