[Noonatea] Our Wedding – 5

Mendengar hal ini rasanya seperti

mendapat sebuah tamparan

menjalankan sebuah pernikahan

bukan atas dasar saling mencintai

melainkan atas dasar

untuk menolong seseorang yang membutuhkan

cinta dari seorang wanita

OUR WEDDING

Author : Noonatea

Cast : Byun Baekhyun – Hwang Shihyun

Genre : Marriage life – Drama – fluff

Leght : Chapter

part 1 part 2 part 3 part 4 part 6 part 7a part 7b part 8 part 9 part 10 part 11

***

Shihyun tidak menghiraukan nya dia tetap melanjutkan mengganti pakaian nya diruang ganti yang sudah tersedia di dalam kamar.

“huuh”

Baekhyun menghembuskan napas nya pelan di dapur dia mengambil gelas lalu di isikan air putih kemudian diminum nya.

Ada yang aneh pada diriku…

Batin nya…

Sepertinya Baekhyun belum menyadari perubahan yang terjadi pada dirinya , menurut nya tidak mungkin jika penyakit nya bisa hilang dalam hitungan jam tapi bukankah Tuhan selalu punya keajaiban yang tidak bisa dimiliki oleh siapapun meskipun Baekhyun terlahir dari keluarga yang lebih dari kata cukup dia belum tentu bisa kan membeli keajaiban Tuhan dengan uang nya?

Pemuda itu bergeming didapur merasakan keanehan yang terjadi dalam dirinya , dia menggaruk tengkuknya yang mungkin tidak gatal

Dia benar-benar bingung…

“kau kenapa flashbaek apakah kau lapar?”

Tanya Shihyun yang baru saja keluar dari kamarnya .

Apa flashbaek? Apakah itu panggilan baru untuk Baekhyun? Sepertinya begitu.

“flashbaek? Jangan mempermainkan namaku”

Baekhyun mendengus kesal

Shihyun hanya tertawa melihat kelakuan nya .

“aku mengerti , ingin sandwich?”

“sereal lebih baik”

Baekhyun berjalan ke meja makan menidurkan kepalanya dimeja , Shihyun yakin pasti pemuda itu masih mengantuk lagi pula ini hari Minggu Baekhyun bisa berisirahat dirumah ya jika itu mungkin atau beberapa jam lagi dia harus pergi ke kantor hanya untuk mengecek berkas lalu menandatangani nya? Melelahkan…

Selagi sereal yang Shihyun buat masih hangat , mereka sesegera mungkin menyuapkan satu per satu sendok sereal kedalam mulut nya .

butiran Salju turun mendinginkan kota , bingkai jendela rumah mereka pun di penuhi oleh es sudah bisa dipastikan suhu kota hari ini mencapai minus derajat.

Baekhyun tidak bisa beraktivitas dengan baik karena tubuh dia tidak terlalu bisa beradaptasi saat musim dingin.

Penghangat ruangan dan lantai pun di nyalakan agar Baekhyun bisa tetap menyelesaikan pekerjaan nya dirumah.

Saat pekerjaan nya selesai dia akan menelpon sekretaris Kim untuk mengambil berkas-berkas pekerjaan dirumah.

“Baekhyun persediaan makanan habis aku harus pergi belanja”

Shihyun berdiri diambang pintu ruang kerja Baekhyun .

“yasudah pergilah”

Baekhyun sibuk dengan lembaran kertas sesekali membenarkan letak kacamatanya.

Shihyun memutar bolamatanya berjalan memasuki ruang kerja Baekhyun.

“uang”

Gadis itu mengulurkan satu tangan nya meminta uang kepada Baekhyun.

“ku kira kau tidak membutuhkan nya , ambil ini”

Baekhyun terkekeh sambil melihat Shihyun lalu dia membuka laci meja kerjanya dan memberikan Shihyun 5 lembar kertas bernominalkan 100 ribu won.

Shihyun tercengang menerimanya

“apa? Sudah sana belanja”

Jawab Baekhyun santai.

“sebanyak ini?”

Tanya Shihyun heran sambil memegangi kertas tersebut.

Baekhyun hanya mengangguk sambil melihat lembar kerjanya.

Shihyun tersenyum senang lalu dia berjalan keluar dari ruang kerja Baekhyun

“terimakasih Baekhyun”

*Our Wedding*

Shihyun berjalan mengelilingi supermarket yang cukup besar sambil mendorong troli nya.

Tangan kanan nya digunakan untuk mendorong troli sementara tangan kirinya untuk menumpu dagunya .

Di biarkan matanya memerhatikan setiap penjuru supermarket ini

Berbagai macam sayuran , buah-buahan , daging dan makanan ringan sudah memenuhi trolinya.

Sekarang dia berada di tempat bubuk detergen dan pengharum pakaian .

“hmm kurasa strawberry dan lemon baik”

Dia mengambil dua bubuk detergen lemon dan dua pengharum pakaian strawberry.

Setelah dirasanya cukup karena mengingat dia pergi sendiri tanpa kendaraan jadi tidak mungkin membeli banyak persediaan makanan , ya kecuali Baekhyun mau mengantarkan nya dengan mobil sport hitam nya itu.

Shihyun mengantre di depan meja kasir sambil memegang bosan trolinya , setelah dua orang didepan nya selesai kemudian dia maju lalu mendorongkan troli nya kepada petugas kasir.

“semuanya sembilan puluh delapan ribu tujuh ratus won nona”

Kata petugas kasir sambil menunjukkan total belanjaan Shihyun

Setelah melihatnya dia memberikan selembar kertas bernominalkan 100 ribu won kepada petugas kasir.

“terimakasih”

Jawab petugas kasir ramah sambil memberikan belanjaan Shihyun juga uang kembalian nya.

Gadis itu berjalan pulang sambil membawa dua katung belanjaan nya hidung dan mulutnya terus mengepulkan asap suhu benar-benar dingin rasanya ia ingin langsung berteleport ke dalam rumah.

Kau harus semangat , tinggal 400 meter lagi Shihyun…

*Our Wedding*

Sementara Shihyun sedang berusaha melawan dingin nya suhu diluar rumah , Baekhyun sudah selesai dengan pekerjaan nya kemudian menikmati secangkir kopi hangat diruang tengah.

“aah…”

Desahnya pelan setelah menikmati sedikit kopinya.

Dia kembali merenungkan hal-hal aneh yang terjadi pada dirinya semenjak pulang gereja .

Apa dia sudah benar-benar sembuh?

Pertanyaan itu memenuhi ruang otaknya.

Baekhyun melamun sampai-sampai Shihyun sudah masuk kedalam rumah sambil mengoceh tidak jelas Baekhyun tidak menghiarukan nya.

“Baekhyun!”

Shihyun berteriak menaruh asal dua kantung belanjaan nya .

“ah ya ya maaf aku sedang tidak fokus”

Pemuda itu menghampiri Shihyun lalu membawa belanjaan nya kedapur kemudian menaruh nya didalam lemari es atau wadah yang sudah dikhususkan untuk makanan ringan.

Setelah mereka selesai membereskan belanjaan nya Shihyun mengembalikan sisa uang belanja kepada Baekhyun tapi Baekhyun tidak mau menerima nya.

“sudah simpan saja untuk belanja keperluan lagi”

Saat suhu dingin seperti ini tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menikmati secangkir kopi susu hangat dan menonton tv.

Mendengar bahwa kota akan lumpuh karena salju beberapa hari lagi Shihyun bernapas lega karena dia sudah belanja persediaan makanan begitu banyak.

“Shihyun seperti nya ada yang aneh dengan diriku”

Baekhyun membuka pembicaraan.

“maksud mu?”

“jantung ku selalu berdetak kencang jika melihat mu”

Jawab Baekhyun polos.

Seketika Shihyun langsung membelalakan matanya , apa yang didengar nya ini sungguhan?

Jantung Baekhyun berdetang kencang saat melihat Shihyun

Itu berarti…

Apakah Baekhyun sudah benar-benar sembuh dari penyakit homoseksual nya?

“apa mungkin aku menyukai mu?”

Tanya Baekhyun lagi.

“mu…mungkin a..aku tidak tau”

Seketika Shihyun malu semburat merah yang menghiasi pipinya begitu terlihat.

Apa Baekhyun menyukai ku?

Mungkin ini hanya omong kosong atau dia memang benar-benar menyukai ku?

Hanya Tuhan yang tahu…

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dihari esok , apa keajaiban yang akan Tuhan berikan dihari esok dan seterusnya.

Mungkin bagi Baekhyun mustahil untuk bisa sembuh dari homoseksualnya tapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil…

TBC

Advertisements

184 thoughts on “[Noonatea] Our Wedding – 5

  1. aku kira baekhyun bakal bantuin sihyun belanja.. maksudnya belanja romantis ala pengantin baru. tapiii aaaah… baekhyun terlalu sibuk sama pekerjaannya T.T

  2. Thooor..sebenernya ini terlalu cepet gak sih alurnya? Tiba2 baek udh seperti sembuh,, eh tp kucoba baca next chapternya buat mastiin aaaaahhh

  3. Astaga padahal baekyun 23 tahun kenapa kayak sok polos gitu ya padahal seorang gay…ya cucoklah kalau genre baekhyun jadi gay…tapi mainly banget setelah lihat absnya baekkkk😭😭😭

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s