[Noonatea] Our Wedding – 6

Mendengar hal ini rasanya seperti

mendapat sebuah tamparan

menjalankan sebuah pernikahan

bukan atas dasar saling mencintai

melainkan atas dasar

untuk menolong seseorang yang membutuhkan

cinta dari seorang wanita

OUR WEDDING

Author : Noonatea

Cast : Byun Baekhyun – Hwang Shihyun

Genre : Marriage life – Drama – fluff

Leght : Chapter

part 1 part 2 part 3 part 4 part 5 part 7a part 7b part 8 part  9 part 10 part 11

***

 

Pagi hari ini menjadi saat yang canggung untuk Baekhyun dan Shihyun .  aktivitas di kota sedikit lumpuh hari ini karena salju , mungkin tidak akan bertahan lama tiga sampai empat hari salju nya mungkin akan kembali mencair atau pemerintah akan mengerahkan para petugas yang sudah biasa membersihkan salju di kota.

 

Shihyun dan Baekhyun sedang duduk dimeja makan menikmati turun nya butiran salju melalui jendela rumah mereka

“kalau boleh tahu seperti apa dirimu saat seperti itu? Apa kau sudah benar-benar melakukan seks dengan pria?”

Tanya Shihyun hati-hati agar Baekhyun tidak tersingung atas pertanyaan nya.

Baekhyun tersenyum sesaat…

“aku tidak melakukan nya dulu aku hanya sering tidur bersama Chanyeol , memeluknya atau bahkan mencium pipi nya kau boleh bilang ini sangat menjijikan terkadang kami hanya saling bertukar melakukan servis aku tidak benar-benar melakukan seks dengan pria percayalah atau lusa kau bisa bawa aku ke dokter”

Itu benar Baekhyun tidak terlahir sebagai homoseksual dia normal dia hanya terjebak dengan kenyamanan yang diberikan oleh Chanyeol.

“lalu mengapa orang tua mu mengatakan kau mempunyai penyakit homoseksual”

Shihyun benar-benar penasaran…

Baekhyun tertawa , ini membuat Shihyun sedikit kesal…

“sepertinya orangtua ku terlalu serius menanggapi nya percayalah aku belum pernah melakukan seks dengan pria”

“lalu bagaimana bisa kau merasa seperti kau benar-benar gay?”

Oke berhenti mengatakan itu homoseksual selain menjijikan kata itu juga agak sedikit panjang.

“aku hanya merasa nyaman saat bersama Chanyeol , sisanya aku hanya tertarik pada pria dan mengajak nya berkenalan tidak lebih dari itu”

Shihyun bernapas lega

“bisa kah besok kita bercerai?”

Seketika Baekhyun tersedak dan ini membuat Shihyun cukup panik.

“kau gila? Baru satu minggu kita menikah jangan permainkan sebuah janji dihadapan pendeta”

Ya walaupun Baekhyun tidak pernah mengunjungi tempat beribadah tapi terkadang dia suka membaca alkitab nya .

Selain usianya 5 tahun lebih tua dari Shihyun , Baekhyun bisa berpikir dengan baik sebelum mengambil keputusan pemuda itu akan selalu mempertimbangkan nya.

Karena Baekhyun sudah dewasa tidak seperti Shihyun yang baru saja ingin beranjak dewasa.

Ini memang pernikahan palsu bagi mereka tapi tidak bisa seenak nya Shihyun mengatakan cerai.

Baru satu minggu menikah sudah bercerai? Apa yang akan dikatakan oleh para kerabat Baekhyun ?

Shihyun kau perlu belajar lebih banyak lagi …

 

*Our Wedding*

Malam ini seperti malam biasanya setelah menikmati soup sebagai hidangan makan malam Shihyun akan mencuci piring kotor setelah itu bermain dengan Baekhyun.

Setelah selesai melepas apron nya Shihyun berjalan ke ruang kerja Baekhyun karena sepertinya pemuda itu disana.

“baekhyun”

Panggil Shihyun diambang pintu.

“hm? Aku sedang tidak mau bercanda dengan mu”

Ya memang sepertinya begitu karena Baekhyun sedang sibuk dengan laptop nya.

“baiklah”

Shihyun memutar tubuhnya malas sebelum dia benar-benar menutup pintu …

“Tunggu!”

Baekhyun berkata dengan nada yang cukup tinggi.

“apa?”

Tanya Shihyun malas.

“te…tap lah disini te..temani aku”

Pinta Baekhyun.

Shihyun masuk lalu menutup pintu ruang kerja Baekhyun , gadis itu duduk di sofa yang berhadapan dengan meja kerja Baekhyun.

Shihyun memperhatikan setiap sudut ruangan , ruangan ini berdesain klasik terpampang jelas bingkai foto berisikan foto Baekhyun sejak kecil hingga sekarang ya intinya isi dari bingkai foto tersebut adalah foto perjalanan hidup Baekhyun…

Dan hei tunggu dimeja kerja Baekhyun terdapat bingkai foto yang berisikan foto pernikahan nya dengan Shihyun.

Shihyun bergeming untuk beberapa menit

“kau memasang foto pernikahan kita?”

Tanya Shihyun heran sambil menunjuk bingkai foto tersebut.

“ya agar aku selalu ingat bahwa aku sudah menikah”

Jawab Baekhyun di iringi dengan suara tawa

Shihyun hanya menggelengkan kepalanya tersenyum mendengar jawaban Baekhyun.

Ruangan ini cukup besar berdesain klasik ala eropa Shihyun benar-benar menyukai ruang kerja Baekhyun

Terlihat bunga baby’s breath di bingkai jendela , bunga itu sudah layu mungkin Baekhyun tidak pernah menggantinya.

Dirumah yang bisa dibilang cukup besar ini hanya tinggal Baekhyun dan Shihyun , Baekhyun sengaja tidak meminta asisten rumah tangga toh rumah ini tidak berlantai dua hanya ya cukup besar saja untuk ukuran dua orang.

Setiap seminggu sekali akan datang seorang cleaning service yang mengecek kondisi rumah mereka apakah ada yang rusak atau tidak dan juga membersihkan rumah mereka.

Kalau untuk siapa yang memasak makan pagi , siang , dan malam itu sudah tugas Shihyun . Shihyun benar-benar pandai memasak mungkin itu satu-satunya bakat sang ibu yang mengalir didarahnya.

 

Shihyun sudah terlelap disofa Baekhyun yang melihat hal itu mengembuskan napas pelan diliatnya jam digital berwarna merah yang terletak dimejanya.

“oh sudah jam 10 malam”

Gumamnya lalu dia mematikan laptop nya memijit pelipis nya sebentar kemudian menghampiri Shihyun yang sudah tertidur lelap.

“gadis ini sulit dibangunkan dia sudah benar-benar terlelap”

Tidak ada yang bisa Baekhyun lakukan selain menggendong Shihyun dipunggung nya seperti beberapa hari yang lalu .

Mematikan lampu ruang kerja , menutup pintu nya dan berjalan kekamar dengan Shihyun yang tertidur lelap di punggungnya.

 

*Our Wedding*

“hah sial”

Ini masih terlalu pagi untuk mengeluarkan perkataan kasar dari mulut Baekhyun namun siapa yang tidak kesal jika baru saja bangun dari tidur diberitahukan harus segera ke kantor karena akan diadakan rapat pada pukul 7 pagi.

Sekarang baru pukul 05.30 pagi Baekhyun masih bisa mandi dan menikmati sarapan ya setidak nya walaupun itu hanya roti panggang.

Pemuda itu segera berjalan ke kamar mandi yang sudah tersedia di didalam kamar nya setelah dia membangunkan Shihyun untuk menyiapkan baju kerjanya dan sarapan.

Shihyun masih duduk diatas ranjang sesekali dia menguap.

“ini masih terlalu pagi”

Keluhnya lalu dia segera mengikat rambutnya kemudian membuka lemari pakaian menyiapkan keperluan Baekhyun.

Setelah dirasanya semua sudah lengkap dia berjalan kedapur memanggang roti dan memanaskan susu tak lupa minuman gingseng agar tubuh Baekhyun tetap hangat.

Baekhyun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang menutupi bagian tubuh bawahnya sambil mengacak-acak rambutnya yang basah.

“apa sudah selesai?”

Tanya nya kepada Shihyun sambil berdiri diambang pintu kamar .

Karena Shihyun merasa Baekhyun bicara padanya dia mengalihkan pandangan nya dari panggangan roti seketika langsung menutup wajahnya.

“hei Baekhyun pakai baju mu”

Baekhyun hanya tertawa

“sudah selesai apa belum?”

“sebentar lagi”

Jawab Shihyun masih menutup wajahnya dengan kedua tangan nya direnggangkan nya sedikit tangan yang menutupi wajahnya untuk memastikan apakah Baekhyun masih berdiri diambang pintu kamar atau tidak.

Dan hasilnya tidak

Shihyun bernapas lega

Beberapa menit kemudian Baekhyun sudah keluar dari kamar dengan kemeja putih dan dua kancing dari atas yang masih terbuka.

Dia langsung memakan roti pangganya .

Dan ya tanpa Shihyun sadari dia sudah dibuat meleleh oleh Baekhyun , Shihyun berani bersumpah bahwa Baekhyun pagi ini tampan .

Shihyun menatapnya dimeja makan sambil menumpu dagunya dengan kedua tangan nya pasti wajahnya benar-benar polos saat ini.

Baekhyun menghentikan aktivitas menikmati roti panggang nya , dia terkekeh melihat Shihyun.

“aku tau kau terpesona pada ku”

Goda Baekhyun

“ti…tidak”

Shihyun mengalihkan pandangan nya dari Baekhyun , mengakuinya bukan lah hal yang baik…

Namun Baekhyun mengetahui nya wajah Shihyun benar-benar merah saat ini.

“aku sudah selesai , aku berangkat oke”

Kata Baekhyun sambil mengambil jas dan tas kerjanya yang sedari tadi tergeletak disofa .

“kau tidak memakai dasi?”

Baekhyun terdiam sebentar memegangi kerah bajunya yang masih terbuka .

“ah ya aku lupa , tolong bisa kau ambilkan?”

Shihyun segera berjalan ke kamar nya mencari dasi yang cocok dengan kemeja dan jas Baekhyun , dia mengambil warna hitam dengan sedikit motif garis berwarna putih.

“ini”

Kata Shihyun setelah keluar dari kamar lalu memberikan dasi tersebut pada Baekhyun.

“bisa kau pakaikan? Aku sedang buru-buru dan aku tidak bisa memakainya dengan baik”

Shihyun hanya mengangguk , dia melangkah sedikit kedepan Baekhyun lalu meminta pemuda itu sedikit mendongak agar Shihyun bisa memakaikan nya dengan mudah .

Jantung Baekhyun berdetak begitu cepat rasanya ingin mencelos dari tempatnya dan Shihyun terlihat sedikit gugup.

“sudah”

kata Shihyun sambil sedikit membenarkan letak dasi Baekhyun.

“terimakasih , mungkin aku akan pulang larut malam jadi jangan menunggu ku”

“aku mengerti”

Baekhyun berjalan ke pintu rumah mengganti sandalnya dengan sepatu .

Dan keadaan rumah sudah sepi sekarang hanya ada Shihyun seorang , dia menghembuskan napas nya pelan.

Bertemu dengan teman di kafe mungkin akan membuat dia melupakan kejenuhan nya yang selalu sendiri dirumah.

 

Shihyun akan bertemu dengan Jiyoon di coffeshop yang terletak di daerah gangnam-gu dia terpaksa naik bus walaupun hanya sebentar karena suhu kota hari ini tidak mungkin memaksa nya untuk berjalan kaki.

Shihyun lengkap dengan mantel berwarna putihnya dan juga syal yang mengitari lehernya.

Dia berdiri dihalte menunggu bus yang akan membawanya . setelah beberapa menit kemudian bus nya datang beruntuglah agak sedikit lengang jadi dia bisa duduk dengan santai.

Tidak perlu waktu lama 15 menit kemudian dia sudah tiba dihalte berikutnya , saat baru turun dari bus ada seorang pemuda memanggilnya.

“nona bermantel putih kau menjatuhkan ini…”

Kata pemuda itu dengan suara yang cukup keras , Shihyun yang merasa dia mengenakan matel berwarna putih menoleh kebelakang .

Dan dia melihat …

TBC

Advertisements

177 thoughts on “[Noonatea] Our Wedding – 6

  1. hyyaaat… baekhyun sama sihyun udah mulai terbuka nih.. cieee..
    baekhyun aku titip sihyun yaah.. jangan disakitin.. karena dia barang limited edition hehe

  2. “bisa kah besok kita bercerai?” saat liat kata itu gw langsung kaget setengah idup #bhakk keterlaluan banget sih shihyun, baru satu minggu mereka nikah eh langsung dicerein saat dia tau baekhyun udah sembuh.

  3. Akhirnya baekhyun keliatan bijaknya 😂 emang bisa bijak ya bang?😀😀 biasanya gw liat lu petakilan aja😆😆
    Btw, gw kepo sapa yg diliat shihyun ya😮😮

  4. Sapa yg nemuin dompetmu shihyun ? Chanyeol ? Bisa gawat. Tapi kan mereka gak saling tau. Duh kenapa aku yg degupdegup 😀 authornya tanggung jawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s