Our Wedding – 10

Mendengar hal ini rasanya seperti

mendapat sebuah tamparan

menjalankan sebuah pernikahan

bukan atas dasar saling mencintai

melainkan atas dasar

untuk menolong seseorang yang membutuhkan

cinta dari seorang wanita

OUR WEDDING

Author : Noonatea

Cast : Byun Baekhyun – Hwang Shihyun

Genre : Marriage life – Drama – fluff

Leght : Chapter

part 1  part 2 part 3 part 4 part 5 part 6 part 7a part 7b part 8 part 9

***

suasana sepi mendominasi ruang makan saat ini Shihyun masih terdiam atas ajakan Baekhyun dia bingung diantara harus ikut dengan Baekhyun atau tetap tinggal dirumah.

tapi apa jika dia dirumah sendiri akan baik-baik saja? sepertinya masih dipertanyakan mengingat dia sering mengeluh kepala nya pening akhir-akhir ini…

“ku rasa kau harus ikut Shihyun”

Baekhyun ingin Shihyun ikut saja dengan nya walaupun selama disana Shihyun hanya berada didalam hotel tapi setidaknya itu mengurangi rasa cemas Baekhyun.

Shihyun menaruh sendoknya , dia berpikir sejenak menumpu dagu nya dengan satu tangan nya.

“bagaimana jika aku merepotkan mu?”

Baekhyun mendengus

“bagaimana jika kau semakin membuat ku khawatir dan tidak konsentrasi dalam bekerja?”

apa yang Baekhyun katakan benar seketika Shihyun bergeming seperti ‘skak mat’ oh ya Shihyun pada akhirnya kau harus mengikuti apa yang Baekhyun katakan.

Shihyun mengangguk menyetujui nya lalu mereka melanjutkan makan siang mereka lagi…

*Our Wedding*

Baekhyun dan Shihyun sedang dalam perjalanan kembali ke kantor , Baekhyun mengemudi mobil sport hitam nya dengan fokus matanya terus kedepan dan sesekali melirik Shihyun yang diam menikmati pemandangan di pinggir jalan .

sebelum ke Bandara mereka harus ke kantor terlebih dahulu , tas kerja Baekhyun masih disana walaupun sebenarnya bisa saja mereka langsung ke Bandara dan membiarkan rekan yang lain menyusul mereka tapi Baekhyun merasa tidak enak mengingat ini adalah perjalanan bisnis bukan bulan madu atau apapun itu.

“ngomong-ngomong kita belum berbulan madu ya?”

Baekhyun membuka pembicaraan sambil tetap fokus mengemudi mobil nya.

Shihyun hanya terkekeh mendengar perkataan Baekhyun

“memangnya kau punya waktu untuk hal itu?”

Shihyun balik bertanya kepada Baekhyun

“bisa saja jika aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku”

Shihyun hanya tersenyum mendengarnya

“terserah kau saja”

itu yang Shihyun bisa lakukan mengikuti apa yang Baekhyun katakan entahlah mungkin karena usia nya masih terlalu muda untuk menjalani sebuah pernikahan.

hidup keluarganya bisa kembali seperti semula sudah membuatnya bahagia . bahkan janji di gereja satu bulan yang lalu belum mereka lupakan semuanya tidak terasa semuanya terasa begitu cepat dan tiba-tiba .

tidak terasa mereka sudah tiba di kantor , Baekhyun mengajak Shihyun untuk ikut ke dalam setidaknya para pegawai harus tahu bahwa Shihyun adalah istri dari pewaris perusahaan ini .

Baekhyun menggandengn tangan Shihyun mengajak nya masuk kedalam gedung yang tidak terlalu besar ini namun berlantai 8 ya disini tempat Baekhyun bekerja sebut saja gedung ini adalah mesin uang milik keluarga Byun belum lagi gedung lain nya yang tersebar di China , Jepang , dan Amerika.

beberapa pegawai yang berlalu lalang di lobby memberi hormat kepada mereka , Shihyun membalas nya dengan sebuah senyuman . mereka berjalan menuju lift Baekhyun menekan tombol nya lalu mengajak Shihyun masuk kedalam.

“tekan tombol 8 karena kau yang dekat dengan itu”

pinta Baekhyun kepada Shihyun , dan akhirnya Shihyun pun menekan tombol angka 8.

beberapa detik kemudian pintu lift terbuka mereka sudah tiba di lantai paling atas kantor ini yaitu lantai delapan dimana ruang Baekhyun berada.

Baekhyun berjalan ke arah ruang kerjanya Shihyun mengikuti nya dari belakang sambil melihat sekeliling tempat ini , jujur saja ini pertama kalinya dia datang ke tempat ini .

disana terdapat dua pintu berwarna coklat berdisain klasik dengan ukuran yang cukup besar , pintu ruangan kerja Baekhyun.

pemuda itu memegang knop pintunya lalu terlihat lah ruang kerja Baekhyun yang bisa dikatakan cukup ya berkelas…

“ini ruangan mu?”

tanya Shihyun heran…

Baekhyun hanya merespon nya dengan anggukan lalu dia berjalan mencari tas kerjanya sementara Shihyun membiarkan matanya menjuru setiap inci ruangan ini . ya cukup besar dan benar-benar ala Eropa , Apa Baekhyun menyukai Eropa begitu banyak? entahlah Shihyun belum mengetahui pasti tentang selera suaminya yang benar-benar berkelas ini…

Shihyun melihat meja kerja Baekhyun disana terdapat sebuah ‘globe’ kecil berwarna emas , papan nama yang terbuat dari kaca bertuliskan nama ‘Byun Baekhyun’ dan satu lagi yang membuatnya tersentuh sekaligus bahagia Baekhyun meletakkan foto pernikahan nya bersama Shihyun di meja tersebut.

“akhirnya aku mendapatkan nya”

tiba-tiba suara Baekhyun membuat Shihyun tersadar dari lamunan nya

“eh kau sudah dapat”

“iya sudah , waktu kita tinggal 1 jam lagi ayo kita ke Bandara Gimpo”

Bandara Gimpo adalah tujuan mereka saat ini ya karena jika ingin pergi ke negara yang tidak terlalu jauh dari Korea bandara Gimpo adalah tempatnya untuk Incheon itu adalah Bandara Internasional.

Baekhyun dan Shihyun sudah berada di dalam mobil mereka seperti biasa Pak Kim yang selalu mengantarkan mereka kemana saja. rasa kantuk mulai menyerang Shihyun rasanya dia sudah tidak kuat untuk membuat dirinya tetap terjaga akhirnya tanpa sadar Shihyun memejamkan matanya.

Baekhyun tidak menyadari hal itu dia sibuk dengan ponsel nya mencoba mengirim pesan kepada sekretarisnya yang sudah tiba di China siang tadi untuk memesan satu kamar hotel kelas VVIP.

“Shihyun-ah…”

saat baru saja Baekhyun memanggil namanya kepala Shihyun tersandar di bahu Baekhyun , pemuda itu hanya tersenyum merasakan nya.

“sepertinya kau tertidur , baiklah”

Baekhyun lebih banyak memberikan bahu nya kepada Shihyun , sepanjang perjalanan dia hanya tersenyum sementara Pak Kim sengaja memainkan intrumen musik klasik yang membuat suasana semakin nyaman…

*Our Wedding*

“bagaimana kau suka pemandangann di China kan?”

tanya Baekhyun yang sedang memerhatikan Shihyun , karena sejak perjalan dari Bandara Beijing di dalam mobil Shihyun selalu melihat ke jendela dan melupakan Baekhyun di samping nya.

“tentu aku menyukai nya”

“tidak menyesal kan ikut dengan ku China?”

tanya Baekhyun dengan bangga hati

“biasa saja , Korea masih menjadi nomor satu”

Shihyun mencibir

dengan sedikit mendengus Baekhyun meniru ucapan Shihyun dengan sedikit nada mengejek , Shihyun mendengus kesal di remas nya lengan Baekhyun.

“aw sakit !?”

Shihyun hanya tertawa mendengar Baekhyun kesakitan.

tidak terasa mereka sudah tiba di sebuah Hotel yang cukup mewah , warna merah benar-benar mendominasi hotel ini Shihyun membawa tas yang sebenar nya tidak terlalu besar ukuran nya karena hanya berisi perawatan kecantikan , obat , ponsel dan dompet . Baekhyun yang menyuruh nya untuk tidak usah membawa pakaian karena mereka bisa membelinya disini…

mereka berjalan masuk kedalam terdapat beberapa pegawai yang menyapa mereka dengan ramah di lobby sudah berdiri seorang wanita dia bernama Park In Jung sekretaris Baekhyun.

In Jung menyambutnya di lobby lalu mempersilahkan Baekhyun dan Shihyun di sofa yang sudah tersedia di lobby tersebut . Baekhyun meminta Shihyun untuk tetap duduk disini saja sementara Baekhyun berjalan ke recepecionist untuk mengambil kunci selama Baekhyun disana In Jung menemani Shihyun berbicara .

“aku Park In Jung sekretaris tuan Baekhyun , kau pasti Hwang Shihyun kan nona ?”

tanya In Jung ramah

“tentu saja In Jung-ssi “

jawab Shihyun dengan senyuman , In Jung mengangguk tersenyum mendengar jawaban Shihyun

“Senang bertemu dengan anda”

“saya juga senang bertemu dengan anda”

Mereka saling tersenyum satu sama lain tapi tiba-tiba ponsel In Jung berdering jadi terpaksa dia pergi sebentar untuk menjawab telepon Shihyun masih tetap duduk di lobby menunggu Baekhyun.

mengapa baekhyun lama sekali?

batin Shihyun , dia memutar bola matanya bosan lalu matanya menjuru seisi tempat yang sangat asing dengan nya ini namun tanpa sengaja dia melihat seseorang seperti nya dia mengenal nya tidak dia pernah melihatnya entah dimana pemuda itu tinggi rambutnya coklat legam hidung nya cukup mancung dan dia cukup tampan.

dia menggelengkan kepala nya mencoba meyakinkan dirinya bahwa orang yang dilihatnya sekarang bukan lah orang yang dia maksud atau pasti sekarang dia sedang berhalusinasi ah tidak mungkin ini benar-benar nyata

apa pemuda itu…

Park Chanyeol?

-TBC-

Advertisements

103 thoughts on “Our Wedding – 10

  1. Chanyeol ? Park chanyeol ? Astaga……kenapa disaat mereka sdah mulai untuk saling mencintai lelaki itu harus muncul.
    Ya ampun gimana nantinya kalau baekhyun ngeliat chanyeol.. oh tuhan makin seru saja ini ceritannya

  2. Oh yes chanyeol is BACKK..akhirnya dari tadi baca kepengen ada si dobi doang kekeke..gimana keadaan sihyun ya di next chapter .-.

  3. Chanyeol ?? Bagaimana ini apakah baekhyun akan meninggalkan shihyun . Aku mohon jangan sampai aku tak ingin membuat shihyun terluka apalagi ia sudah menjadi milik baekhyun seutuhnya. Oh no. Jangan sampai ia ditinggalkan oleh baekhyun

  4. Chanyeol? Weh jgn bilang klo rekan bisnis nya baek itu chanyeol. Wah trus gmna reaksi baek nnti pas liat si ceye?? Ohohoho penasaran.
    Kak thor ini keren dan aku ijin baca ya kak yang selanjut nya

  5. Astogeh..ngapain juga chanyeol muncul pas lagi makmur2nya…ganggu aja…janham smoek baekyun tergiur(?) 😂😱😱

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s