[Noonatea] What? He’s My Husband – 2

“when you have to married with someone who make you feel so disgusted”

WHAT ? HE’S MY HUSBAND?!

Author : Noonatea (Me)

Cast : Oh Sehun – Kim Hanna

Genre : School Life – Marriage Life – Romance

Leght : Chapter

Teaser Part 1

***

Sehun kembali ke apartemen sekita pukul 9 malam , suasana apartemen begitu sepi dan sedikit mencekam .apartemen nya begitu gelap , mungkin Hanna sudah tidur.

Sehun menekan tombol stop kontak yang berada di dapur , dia membuka kulkas untuk sekedar melepaskan dahaga dan rasa lapar .

“apa dia tidak memasak?”

Sehun bertanya pada dirinya sendiri karena tidak ada makanan sama sekali didalam microwave , dia memutuskan untuk meminum segelas susu .

setelah dirasanya selesai Sehun melempar kesembarang arah jaketnya lalu berjalan ke kamar…

saat memasuki kamar dia tidak mendapati seorang gadis tidur diranjangnya dia mendapati Hanna tertidur lelap menyandarkan kepalanya dimeja belajarnya.

Sehun mendecak pelan…

lelaki itu tidak memberi Hanna selimut atau bahkan membangunkan nya untuk pindah ke ranjang alih-alih Sehun malah langsung melempar tubuhnya yang cukup ideal itu ke ranjang.

mengingat bulan ini sedang musim panas , Sehun merasakan atmosfer kamar yang begitu panas ditambah lagi pendingin ruangan yang rusak ini membuatnya semakin kesal . Sehun melepaskan kaus nya kesembarang arah membiarkan tubuhnya bertelanjang dada. karena melempar kausnya yang bau dengan keringat bercampur aroma masukulin itu ke sembarang arah tanpa sengaja kaus itu terjatuh di kepala Hanna dan akhirnya Hanna terbangun…

Hanna mendengus pelan , matanya masih setengah terpejam lalu dengan malas dia mengambil benda asing dikepala nya itu . dia mendapati sebuah kaus yang dia belum tahu siapa pemiliknya.

saat menengok kesekitar dia tidak menemukan siapa-siapa , akhirnya dia membalikan badan nya mendapati seorang lelaki tertidur bertelanjang dada di ranjangnya.

Hanna mendengus kesal rasanya ingin sekali dia melempar Sehun ke tempat penuh dengan waria , Sehun benar-benar menyebalkan…

Hanna merasa tidak terima karena Sehun tertidur di ranjang dengan nyaman nya , akhirnya Hanna memutuskan menutup semua bukunya lalu naik ke ranjang.

gadis itu membaringkan dirinya di samping Sehun , lalu satu kakinya menendang Sehun hingga lelaki itu hampir terjatuh dari ranjang.

Sehun terpaksa terbangun dari tidurnya …

“apa?”

tanya nya malas

“jangan tidur disini”

jawab Hanna kesal

“kau gila? hanya ada satu ranjang di apartemen ini”

“kau bisa tidur di sofa”

Hanna membantahnya…

“sejak lahir aku tidak pernah tidur di sofa , lebih baik kau saja”

Sehun membalikan badan nya , membiarkan Hanna melihat punggungnya yang putih itu.

Hanna hanya mendengus kesal , karena sudah terlalu lelah akhirnya dia memutuskan untuk sebisa mungkin terlelap . membiarkan hidungnya menghirup oksigen kamar yang cukup aneh ini karena aroma tubuh Sehun juga aroma pewangi ruangan yang terdapat didalam kamar yang bercampur menjadi satu…

***

sinar matahari begitu terik siang ini , seorang gadis tengah duduk di bawah pohon yang rindang sambil memegang sebuah buku , dia sedang menunggu seseorang …

tepat setelah jam pelajaran selesai Hanna dan Kyungsoo memutuskan untuk bertemu dibelakang gedung sekolah , dibelakan gedung terdapat taman yang sering dikunjungi oleh siswa dan siswi hanya sekedar untuk bercerita atau belajar.

Hanna melenguh pelan , jari tangan nya saling terekat satu sama lain , dia sadar ada cincin pernikahan nya dengan Sehun di jari manisnya.

akhirnya dia memutuskan untuk melepaskan cincin tersebut hanya sementara agar tidak membuat Kyungsoo curiga , disimpan nya cincin itu didalam saku seragam sekolahnya.

“sudah lama menunggu?”

suara yang tidak asing lagi ditelinganya , berasal dari belakang…

“eh Kyungsoo!”

Hanna begitu antusias

lalu Kyungsoo melangkah mendekati Hanna yang terduduk dibawah pohon , lelaki itu duduk disebelah Hanna.

Kyungsoo datang dengan membawa sebuah kotak , entah itu kotak apa.

“belum terlalu lama”

Hanna menjawabnya diiringi dengan senyuman dibibirnya

Kyungsoo langsung mengambil tempat disebelah Hanna , lelaki itu menghirup napas sesaat merasakan oksigen segar yang diproduksi oleh pohon sekitar , Hanna memandang nya dengan seksama.

mereka terdiam untuk sejenak merasakan suasana canggung menghampiri mereka , Kyungsoo menggaruk tengkuk nya yang mungkin tidak gatal lelaki itu tidak tahu harus mulai dari mana.

sampai akhirnya Hanna membuka pembicaraan

“apa yang membawa mu kesini Kyungsoo?”

Kyungsoo terdiam memerhatikan lingkungan taman sekitar

“dirimu”

Hanna terdiam sejenak rasanya seperti mendengar bahwa dia telah memenangkan olimpiade bahasa inggris atau terasa seperti mendapatkan tebaran conffetti oh ini sungguh indah.

namun Kyungsoo terkekeh lalu dia melanjutkan kalimatnya

“ah bukan itu Jun Myeon meminta ku memberikan ini padamu”

“Jun Myeon? Kim Jun Myeon teman mu bermain sepak bola?

Hanna berusaha meyakinkan

“ya karena dia tahu aku dekat dengan mu jadi dia meminta ku untuk memberikan ini pada mu”

jelas Kyungsoo

Hanna merasa kecewa dia pikir Kyungsoo mengajak nya bertemu untuk memberi undangan berkencan atau apa tapi ternyata Kyungsoo memberikan sebuah hadiah yang dititipkan oleh Jun Myeon padanya. sangat disayangkan…

lalu Kyungsoo memberikan kotak berwarna merah tersebut kepada Hanna , Hanna menerimanya dengan perasaan bingung.

“kalau begitu aku pergi dulu Hanna”

kata Kyungsoo , lalu lelaki itu pergi meninggalkan nya yang terduduk di bangku taman sendirian dengan seulas senyuman dan lambaian tangan.

Hanna menghembuskan napas nya perlahan ada perasaan sedikit kecewa , bingung , dan geli bercampur menjadi satu . Kim Jun Myeon ? tentu dia mengetahui nya .

banyak yang mengatakan Jun Myeon menyukainya , entahlah Hanna tidak tahu apa maksud Jun Myeon memberikan kotak ini . akhirnya dia memutuskan untuk koridor 5 dimana tempat loker para siswa berada.

~000~

Sehun sedang menikmati bubble tea nya bersama seseorang yang telah menjadi pujaan hatinya , Ji Yoon.

wajah Sehun mendeskripsikan bahwa dia sangat bahagia hari ini karena Ji Yoon bisa meluangkan waktu untuknya . Park Ji Yoon dia tidak lebih dari seseorang yang dekat dengan Sehun , Ji Yoon adalah seorang mahasiswi di universitas ternama Chung Ang dan mempunyai pekerjaan sampingan sebagai guru taman kanak-kanak.

Ji Yoon adalah seseorang yang penyayang dan menyukai anak kecil , itu adalah salah satu alasan mengapa Sehun menyukai nya selain wajahnya yang cantik dan postur tubuhnya yang bisa dibilang cukup ideal Ji Yoon juga cerdas.

Ji Yoon menganggap Sehun sudah seperti adik laki-laki nya sendiri , berkencan dengan Sehun? tentu itu bisa dibilang tidak mungkin Ji Yoon mengenal baik siapa lelaki itu . Sehun tidak lebih dari seseorang yang pemalas dan selalu meminta bantuan Ji Yoon mengerjakan tugas sekolah nya sejak dibangku Sekolah Menengah Pertama.

namun bagi Ji Yoon , Sehun sangat menggemaskan untuk waktu tertentu saja .

“noona apa kau ingin ku antar pulang?”

tawar Sehun kepada Ji Yoon saat mereka baru saja keluar dari cafe.

“oh tidak perlu Sehun , seseorang akan menjemput ku”

jawab Ji Yoon dengan senyuman

Sehun hanya mengangguk lemas , tanda ia mengerti dengan jawaban Ji Yoon namun ada sedikit perasaan kecewa terselip dihatinya.

hari semakin senja , awan pun juga menunjukan akan turun hujan hari ini

“Sehun lebih baik kau pulang terlebih dahulu , sebentar lagi akan turun hujan”

Ji Yoon hanya cemas dan meminta Sehun untuk pulang terlebih dahulu

“lalu bagaimana dengan mu noona?”

Sehun kembali bertanya

“tidak apa-apa aku bisa menunggu di dalam”

“b..baiklah”

Sehun akhirnya memutuskan untuk beranjak dari tempat tersebut sambil terus menengok kebelakang melambaikan tangan nya kepada Ji Yoon.

Ji Yoon hanya tersenyum melihat Sehun yang semakin jauh hingga tak terlihat …

~000~

Hanna sibuk merogoh setiap saku seragam nya , dia merasa telah menghilangkan sesuatu dan benda itu sangat penting. wajahnya terlihat panik .

dia berjalan kesana kemari sambil memegang dagunya mencoba mengingat dimana dia menghilangkan benda itu , sementara itu seseorang baru saja datang dan melihat Hanna dengan tatapan heran

“kau mengapa?”

tanya Sehun yang berdiri di ambang pintu dengan tampang masam

“hilang…”
sumpah Hanna terlihat seperti orang bodoh saat ini

“apanya yang hilang?”

Sehun menjawab pertanyaan nya dengan nada kesal , lelaki itu masih berdiri diambang pintu , bersandar pada tembok dengan seragam sekolah yang lusuh dan tas yang ia bawa dengan sembarang.

“cincin pernikahan Sehun”

Hanna menengok kearah Sehun dengan mata membulat , seketika berdiri tegak wajahnya juga tak kalah terkejut setelah mendengar jawaban Hanna.

apa cincin pernikahan hilang?

mati saja…

Sehun melempar tas nya ke sembarang arah

“kau ini ceroboh , pelupa , percuma cerdas jika kau seperti ini memang kau simpan dimana cincin itu?”

Sehun menatap Hanna kesal , dia tidak habis pikir bagaimana bisa dia menghilangkan cincin pernikahan tersebut . ini bukan masalah perasaan Sehun lebih tepatnya yang akan menjadi masalah adalah bagaimana jika kedua orangtua mereka tahu bahwa cincin yang dibuat khusus dari berlian tersebut hilang begitu saja.

Hanna menggigit bibir bawah nya pelan sambil menunduk , dia sangat khawatir  Hanna juga tidak menyangkan bahwa Sehun akan semarah ini.

Sehun hanya mengacak rambut nya kesal , lelaki itu menghempaskan tubuh nya disofa

karena suasana semakin mendesak Hanna memutuskan untuk menceritakan semuanya

“siang tadi aku bertemu Kyungsoo di taman belakang sekolah lalu untuk tidak membuatnya curiga dengan cincin itu aku menyimpan nya disaku “

Sehun hanya memberi nya tatapan tidak peduli

“ikut aku”

Sehun menarik tangan Hanna paksa setelah mengambil kunci mobilnya yang tergeletak di meja televisi.

“mau kemana?”

“sudah ikuti saja”

Sehun menarik Hanna dengan paksa , bahkan Sehun belum sempat mengganti baju seragam nya sementara Hanna hanya mengenakan kemeja sekolah berwarna putih dan rok sekolahnya.

penampilan mereka berdua terlihat sangat aneh mungkin orang-orang yang melihatnya akan berpikir mereka adalah sepasang kekasih yang habis bercinta digudang sekolah.

entahlah Sehun akan membawanya kemana , Hari pun semakin senja bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa hari ini akan turun hujan…

TBC

Advertisements

109 thoughts on “[Noonatea] What? He’s My Husband – 2

  1. Hiii~ sehun ah~
    Mau kmna?
    Kayaknya ada 2 plihan nih.. 1. Nyari disekolahan
    2. Beli baru secara dia kan tajir..
    Atau mungkin bkin cincin tiruannya? Hmmm😞😞

  2. hanna nya juga sih ngapain harus dilepas kalo pun mau di lepas disimpen trs langsubg di pake lagi sehunnya jadi marah kan… hayooooo

  3. komentar di sini susah ato emang jaringannya aku yg susah, udh berkali kali komentar tapi gak ke post2 juga -_-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s