[Noonatea] Infinity Love ( 1 – 3 )

INFINITY LOVE

Author : Noonatea

Cast : Xi Lu Han – Kim Hyeon Ju

Genre : Romance – Fluff

Leght : Chapter ( 1-3)

apa yang kau lakukan disini?”

aku tersesat dan aku tidak tahu untuk keluar dari sini”

aku mempunyai 8 permintaan untuk mu”

apa itu tidak terlalu banyak? 8? ini pertama kalinya aku mendengar itu”

“sungguh aku akan memberikan mu 8 , dan aku akan menuruti semua yang kau inginkan”

8? itu adalah angka yang tidak terbatas , ya infinity…

***

“ayo Hyeon Ju waktu kita tidak banyak kita akan ketinggalan bus nanti”

Hyeon Ju gadis itu akan mengikuti acara kemah di kaki pegunungan yang diadakan oleh sekolah nya , ini adalah liburan musim panas dan ini pertama kali nya sekolah mereka mengadakan acara kemah di hutan . ya seperti yang diketahui bahwa di kaki gunung biasanya akan terdapat hutan.

“ayo Eun So aku sudah siap!”

dengan tas ransel yang ia gendong dipunggung nya , mereka sudah siap untuk mengikuti liburan musim panas.

Hyeon Ju gadis itu polos dan selalu terlihat ceria , bahkan seseorang yang dekat di sisinya tidak pernah melihatnya menangis . dia memiliki kepribadian yang dewasa , dia tentu tahu apa apa saja yang baik atau buruk untuk dirinya.

apa  dia dibesarkan dengan baik? tidak dia jauh dari kata itu tapi entah mengapa teman-teman nya selalu mengira-ira bahwa dia adalah anak seorang konglomerat tapi kenyataan nya tidak seperti itu , entahlah…

bahkan ramnyun saja hampir menjadi makanan pokoknya . samgyeopsal? jajangmyeon? kimbap?galbi? oh dia jarang memakan makanan seperti itu mungkin sekitar satu bulan sekali .

sungguh-miris…

tapi hebatnya gadis itu tidak pernah memasalahkan hal seperti itu . asalkan dia masih bisa menghirup udara dan bersekolah semuanya akan baik-baik saja…

Hyeon Ju tinggal di sebuah mess kosong ,  ya mess itu milik ayah Eun So yang notabene nya adalah seorang pedagang pakaian di dongdaemun.

gadis itu tidak pernah protes tentang kecoa , tempat yang terlalu kecil atau semacam nya dia justru berterimakasih dengan ayah Eun So ya walaupun Eun So jarang  memperlakukan nya dengan baik tapi tak apa bisa tidak kedinginan dan kepanasan itu sudah cukup.

“hampir saja kita ketinggalan bus , lain kali jangan seperti siput Hyeon Ju”

Eun So mencibir Hyeon Ju , jelas-jelas tadi yang membuat Hyeon Ju lama adalah dirinya . iya dirinya , Eun So meminta Hyeon Ju untuk merapikan kamarnya ya mengingat mess kosong itu berada diatap rumah Eun So.

“maaf , tapi…”

Hyeon Ju berbicara hati-hati

“tapi apa?”

Eun So menatap nya dengan tatapan menghujat

“ah tidak tidak jadi”

Hyeon Ju kembali fokus dengan pandangan nya , ya apalagi selain bangku bus yang berada didepan nya dia hanya bisa menatap itu . sementara Eun So sibuk dengan ponsel juga earphone yang menutupi telinganya.

bus mulai melaju meninggalkan kepulan asap sedikit kehitaman . para murid bersorak gembira dan juga bernyanyi , Baek Hyun dab Jong Dae suara mereka yang paling terdengar diantara sorak-sorai para murid . ya mereka adalah duo vokal sekolah ini dan juga ‘troll-machine’ mereka akan suka sekali membuat lelucon hingga akhirnya teman-teman nya tertawa terbahak-bahak.

hampir semua siswa mengenakan baju yang bagus dan sangat trendy , sementara Hyeon Ju dia hanya mengenakan jeans , kaus keabu-abuan dan kemeja yang tidak ia kaitkan kancing nya bahkan baju itu diberikan oleh ayah Eun So ketika pakaian yang dijualnya tak mulai diminati para pembeli jadi ayah Eun So selalu memberikan nya kepada Hyeon Ju.

– Infinity Love –

bus sudah tiba dilokasi perkemahan , para murid mulai turun dari bus lalu berbaur dengan murid lain nya . sekolah mereka menyediakan sebanyak 3 bus dan beruntungnya semua siswa-siswi tingkat tiga mengikuti kegiatan ini.

Eun So , gadis itu langsung meninggalkan Hyeon Ju dan berbaur dengan teman nya yang lain . ya gadis itu mempunyai tabiat yang buruk bahkan dia enggan sekali mengakui jika Hyeon Ju tinggal bersamanya

“tidak gadis itu tidak bersama ku , jangan tanyakan itu lagi”

selalu seperti itu…

Hyeon Ju hanya terdiam berdiri di pinggi bus dia tidak tahu ingin bergabung dengan siapa . hampir dari semua teman-teman nya adalah anak orang kaya sementara dia? entahlah siapa yang melahirkan nya pun dia tidak tahu dia selalu hidup dalam kesendirian tapi sifat cerinya mampu meruntuhkan kesendirian tersebut.

saat sedang bertengak-tengok mencari seseorang yang ia kenal , teman sekelasnya yang berperawakan sedikit gendut dan satunya lagi mempunya kulit kecoklatan beda dari orang korea pada umumnya menghapirinya.

“hey Hyeon Ju kau sedang apa?”

tanya Min Seok yang sedang memakan bakpao bawaan nya.

“aku? menghirup udara segar”

Hyeon Ju mengelak

“ah Min Seok , dia sedang kesepian dia tidak mempunyai teman”

Hyeon Ju mendengus kesal mendengar perkataan Jong In

“apa terlihat seperti itu? ah ya terserah kau saja tapi setidak nya kulitku tidak bertambah hitam karena kesendirian ku . bye Min Seok dan Jong In”

Hyeon Ju meninggalkan Min Seok dan Jong In yang sedang merangkul pada bahu satu sama lain . tapi setelah mendengar perkataan Hyeon Ju , Jong In langsung melepaskan lengan nya dari pundak Min Seok .

“apa aku terlihat sehitam itu?”

“biar ku periksa”

Min Seok menyimpan bakpao nya di saku jaketnya kemudian dia menyamakan tangan Jong In dan dirinya

“iya Hyeon Ju benar”

mendengar jawaban teman nya Jong In mendengus kesal dan merasa tidak terima lalu menghadiahkan sebuah pukulan kecil tepat di pundak Min Seok.

perkemahan kali ini para murid dibebaskan untuk memilih teman satu tenda tapi pengecualian untuk lawan jenis , setiap satu tenda berisikan empat orang . hampir semua tenda sudah terpenuhi oleh empat orang tapi Hyeon Ju masih tidak tahu ingin bergabung dengan siapa hingga akhirnya Haruka siswi pertukaran pelajar dari Jepang mengajaknya untuk bergabung .

“apa kau sedang mencari tenda?”

tanya Haruka memastikan

” Ya Aku masih mencarinya , darimana kau tahu?”

“dari gerak tubuh mu , kebetulan sekali kami masih kurang satu orang jika tidak genap empat maka kami tidak akan mendapatkan tenda apa kau mau bergabung?”

“tidak masalahkah bersama ku? kau belum mengenal ku…”

“kurasa tidak yang menjadi masalah ketika kau atau aku tidak bisa tidur ditenda . ah itu gampang bukankah kita satu sekolah? jadi kurasa kita adalah teman”

“baiklah aku menyetujui ajakan mu”

Hyeon Ju mengangguk senang lalu dia membututi Haruka yang berjalan didepan nya .

“nama mu siapa?”

tanya Hyeon Ju penasaran

“Haruka , bagaimana dengan mu?”

“aku Hyeon Ju , Kim Hyeon Ju senang berkenalan dengan mu”

percakapan singkat mereka membuahkan satu kenangan yang tak terlupakan , ya Hyeon Ju senang akhirnya ada seseorang yang mau dengan tulus mengajaknya .

tidak seperti yang lain nya mengajak Hyeon Ju jika mereka kesulitan dalam pelajaran sekolah . gadis-gadis ber makeup itu selalu meminta bantuan Hyeon Ju dengan imbalan mereka akan membelikan Hyeon Ju roti dan susu . tentu Hyeon Ju mau , baginya apa yang sulit dari pelajaran disekolah? ya kecuali hidupnya.

-Infinity Love-

hari semakin senja , beberapa dari mereka butuh makan . karena tidak ada kompor Hyeon Ju memutuskan untuk mencari kayu bakar . tidak ada yang menemaninya satu tenda hanya berisi empat orang dan setiap orang sudah menjalankan tugas mereka masing-masing . kemah ini tidak akan berjalan lama besok sore mereka sudah bisa kembali kerumah.

Hyeon Ju berjalan menyusuri hutan dengan berbekal senter untuk berjaga-jaga jika dia belum mendapatkan cukup kayu dan masih belum bisa kembali ke lokasi perkemahan.

sebenarnya matahari masih kelihatan namun semakin masuk ke hutan sinarnya pun semakin menghilang , setidaknya Hyeon Ju tidak benar-benar sendiri ada Eun So , Yoon Ra , dan lain nya yang juga mencari kayu bakar.

Hyeon Ju sedikit kaget ketika melihat Eun So mencari kayu bakar , di mata para siswi menengah atas Eun So hanyalah orang biasa jadi dia mendapatkan tugas yang tidak di inginkan oleh anak gadis yang lain . tidak seharusnya dia bergabung dengan mereka ah tapi anggap saja ini karma karena terlalu sering menggangu Hyeon Ju.

“Hyeon Ju bisa kah kau membantu ku?”

seru Eun So yang berjarak sekitar dua meter dari Hyeon Ju.

“ada apa?”

Hyeon Ju menghampiri Eun So sambil membawa kayu yang diperolehnya.

“bunga itu , aku ingin bunga tolong ya aku akan membelikan mu novel yang kau inginkan jika kau mau”

“baiklah”

Hyeon Ju meletakkan kayu nya lalu melangkah ke arah yang ditunjuk oleh Eun So , sementara Eun so yang berada dibelakangnya tersenyum senang . senang bukan karena Hyeon Ju mengambil bunga anggrek yang ia inginkan tapi senang karena bisa mencuri kayu Hyeon Ju.

saat Hyeon Ju membungkuk dan memperoleh bunga yang Eun So inginkan saat itu juga Eun So meninggalkan Hyeon Ju dengan membawa seluruh kayu bakar yang Hyeon Ju peroleh.

“aku mendapatkan nya Eun So”

Hyeon Ju membalikan tubuhnya , tapi bukan Eun So yang ia dapatkan melainkan deretan pohon tinggi dan beberapa potongan kayu kecil ditanah.

Hyeon Ju terkejut matanya membulat , topangan kakinya terasa lemas perlahan-lahan ia mundur tanpa sadar ada jurang dibelakangnya.

Hyeon Ju terjatuh kedalam jurang , beruntung nya jurang itu tidak terlalu dalam tetapi dahi nya membentur tangkai pohon dan meninggalkan sedikit luka hingga akhirnya dia tidak sadarkan diri.

hari semakin gelap tempat perkemahan pun perlahan-lahan ramai oleh acara yang dibuat para murid . tapi Hyeon Ju masih belum kembali dan teman-teman nya tidak mengetahui hal itu.

bahkan Haruka tidak tahu jika Hyeon Ju pergi sendiri mencari kayu bakar .

udara semakin dingin tapi Hyeon Ju masih terbaring lemah ditanah . pakaian nya lusuh , wajahnya kotor , dan dahi nya mengeluarkan sedikit darah. sayup-sayup dia mendengar seseorang bertanya kepadanya.

“kau sedang apa disini?”

saat Hyeon Ju mendengar suara itu matanya sedikit terbuka dia melihat sesosok laki-laki yang tidak dikenal nya.

“aku tersesat dan aku tidak tahu jalan keluar dari sini”

Hyeon Ju bergumam

“tersesat? jelas jelas kau terjatuh bodoh . tapi mau kah kau aku bantu?”

“hm? bantu? tentu aku mau”

Hyeon Ju masih setengah sadar tetapi dia bisa menjawab pertanyaan laki-laki tersebut”

“aku mempunyai 8 permintaan untuk mu , kau harus menyebutkan nya satu-satu tidak bisa sekaligus”

“apa itu tidak terlalu banyak? 8? ini pertama kalinya aku mendengar itu”

“sungguh aku akan memberikan mu 8 , dan aku akan menuruti semua yang kau inginkan”

Hyeon Ju membuka matanya , dia tidak berpikir mengapa ada laki-laki baik ditempat ini baginya ini adalah mimpi jadi dia tetap melanjutkan nya.

“baiklah satu aku ingin tubuhku bersih , kedua jika aku bangun nanti aku berada di apartemen mewah”

dengan keadaan masih tertidur dia mengucapkan permintaan nya kepada laki-laki tersebut

“baiklah sekarang pejamkan matamu , dan waktu akan berjalan begitu cepat”

Hyeon Ju menuruti apa yang dikatakan oleh lelaki itu , dia memejamkan matanya lalu merasakan hal yang aneh entahlah apa yang akan terjadi selanjutnya dia pun masih tidak tahu.

akankah dia terbangun di apartemen mewah atau masih berbaring disini dengan pakaian kotor dan belum ada yang menemuinya…

– TBC-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s