[Noonatea] Baek Hyun Life

BAEK HYUN LIFE

Author : Noonatea (Me)

Cast : Byun Baekhyun || Byun Tae Hyung ( V BTS ) || other member EXO

Genre : Comedy – School Life

Rate : All Generated

leght : oneshoot

Teaser

***

– BYUN BAEK HYUN –

PAGI hari , disebuah kota kecil yang terletak disebelah tenggara negara Korea Selatan . seorang ibu sedang sibuk membangunkan anaknya untuk pergi kesekolah dengan berteriak dari depan pintu kamar nya.

“Baek Hyun cepat bangun nanti kau akan terlambat ke sekolah…”

kata sang ibu sambil terus mengetuk pintu kamar berwarna kecoklatan yang sudah agak usang itu .

laki-laki yang bernama Baek Hyun itu masih enggan beranjak dari ranjangnya , bahkan dia menaikkan selimutnya hingga menutupi seluruh tubuh nya yang kecil .

sang ibu sudah cukup kesal akhirnya dia beralih mengurusi adiknya yang bernama Byun Tae Hyung , usia nya terpaut 6 tahun dari Baek Hyun . ya Tae Hyung berusia 10 tahun.

sang ibu membantu Tae Hyung mengenakan kaos kaki dan sepatunya sementara kakaknya Baek Hyun masih menikmati dunia mimpinya .

ibu nya pun juga tidak mau datang terlambat ke tempat kerjanya akhirnya sang ibu membiarkan Baek Hyun tetap tidur , wanita berusia 30 tahun itu sudah cukup lelah dengan tingkah laku anaknya .

ibu Byun berangkat bersama anak bungsu nya Tae Hyung meninggalkan rumah dan ya anak sulung nya yang masih tertidur.

Baek Hyun menyibakkan selimut nya ke sembarang arah , dia melihat jam wekker yang terletak di nakas . seketika matanya membelalak melihat jam menunjukkan pukul 7 . oh tidak ini buruk 30 menit lagi gerbang sekolah akan segera ditutup.

tanpa pikir panjang Baek Hyun langsung berlari ke kamar mandi , saat masuk awalnya dia berpikir untuk mandi tetapi ketika melihat celana adiknya berada di dalam bak dia enggan . dia tahu pasti adiknya habis mengompol semalam lalu menaruh celana itu tanpa sepengetahuan ibu .

tidak mandi ke sekolah? entahlah ini sudah berapa kali Baek Hyun melakukan hal ini . laki-laki itu hanya membesihkan mukanya dengan sabun pembersih muka dan tidak lupa untuk menggosok giginya.

setelah selesai dia buru-buru ke kemar untuk mengganti kaus tidur nya dengan seragam sekolah , di semprotkan nya banyak parfum di seragam sekolah tersebut juga tubuhnya.

dia mengenakan nya dengan buru-buru , memasukkan semua buku yang ada dimeja belajar nya kedalam tas sekolah tanpa tahu jadwal pelajaran hari ini .

dia beralih kedapur , waktu yang tersisa tinggalah 18 menit tidak ada makan pagi yang ada hanyalah sepotong roti tawar . Baek Hyun tidak memakan nya melainkan mengampitnya menggunakan mulut nya . dia terlihat begitu buru-buru tentu ini salahnya seharusnya dia bangun lebih awal dan tidak akan seperti ini.

mencari sepatu sekolahnya yang sialnya ia lupa meletakan nya dimana , ternyata sepatu itu terdapat di kolong rak lagi-lagi sepertinya ini ulah Tae Hyung karena Baek Hyun tidak mau membantunya mengerjakan Pekerjaan Rumah Tae Hyung semalam.

setelah selesai mengenakan sepatu , Baek Hyun menutup pintu rumah nya dan tidak lupa menguncinya .

rambut yang berantakan dan sepotong roti dimulutnya itu adalah hal yang sudah biasa baginya , sayangnya dia tidak ada keingianan untuk merubah kebiasaan buruk nya di pagi hari itu . ya inilah Byun Baek Hyun.

-BAEK HYUN TERLAMBAT LAGI?-

“sial” desisnya pelan ketika tiba didepan gerbang sekolah yang sudah ditutup . Baek Hyun tidak mau berlama-lama dia menggunakan otak nya . Baek Hyun memilih memanjat melalui belakang gedung sekolah , selain sepi pagar nya juga tidak terlalu tinggi.

Baek Hyun berjalan melewati koridor 3 menuju kelas nya , saat dia tiba dan melihat jendela kelas suasana kelas terlihat sepi , Baek Hyun mengintip melalui jendela .

seperti yang ia duga sudah ada guru Seo didalam , dia tahu guru Seo tidaklah jahat seperti guru lain nya akhirnya dengan memberanikan diri Baek Hyun masuk kedalam.

“terlambat lagi?”

guru Seo menatap nya dengan tatapan lurus-lurus sambil mengetuk tongkat yang terbuat dari bambu ke tangan nya.

Baek Hyun hanya menunduk

“maaf bu pagi ini aku harus mengantar adik ku”

Baek Hyun berbohong , tapi saat ini itulah alasan yang tepat agar dia bisa mengikuti pelajaran .

guru Seo hanya mengangguk mendengarkan alasan nya , wanita berusia 26 tahun itu pun tidak mau mengambil pusing dan akhirnya menyuruh Baek Hyun untuk duduk di tempatnya.

Chan Yeol menatapnya dengan tatapan memincing

“kau terlambat lagi?”

“seperti yang kau lihat”

Baek Hyun menarik kursi kosong disebelah Chan Yeol kemudian dia duduk dan menaruh tasnya di meja. dia mengeluarkan buku fisika dan kotak pensil nya yang bergambar mobil.

Chan Yeol tiba-tiba mengalihkan pandangan nya lagi , matanya tertuju pada kotak pensil milik Baek Hyun.

“sejak kapan kau punya kotak pensil?”

“ini bukan punya ku , ini milik adik ku Tae Hyung pasti dia sudah meninggalkan nya di meja belajar jadi aku bisa menggunakan nya”

“apakah dia tidak akan mencari nya?”

“pasti dia mencarinya , tapi seperti yang ku ketahui sekolah nya menyediakan pensil dan penghapus jadi tidak ada hal yang perlu dicemaskan”

Chan Yeol mengangguk mengerti , lalu dia kembali memperhatikan dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru Seo.

suasana kelas kembali hening dan hikmat , anak-anak mendengarkan materi fisika yang disampaikan oleh guru Seo , pelajaran guru Seo akan berlangsung hingga jam istirahat pertama. disaat jam itulah anak-anak bisa dengan bebas melakukan hal yang mereka suka selama 30 menit , jam istirahat pertama tidaklah sebanyak jam istirahat kedua.

sekarang pukul 09.30 , bel berdering menandakan waktu jam istirahat pertama . para murid bersorak gembira beberapa dari mereka langsung menutup bukunya dan menyimpan alat tulis mereka kedalam kotak pensil . ada juga yang kembali melanjutkan tidur nya , Baek Hyun , Chan Yeol , dan Jong Dae berjalan keluar kelas bersama.

Jong Dae lelaki itu menggunakan kacamata , begitu juga dengan Chan Yeol penglihatan mereka agak sedikit terganggu. Baek Hyun berjalan sambil memegang perutnya , dia lapar karena tadi pagi hanya memakan sepotong roti tentu roti itu tidak akan mengenyangkan perutnya malahan hanya membuat kerongkongan nya sedikit tersedak dan sedikit mengotori giginya.

mereka bertiga mengambil antrian didekat bibik kafetaria sambil membawa baki masing-masing , dua orang sudah berlalu dan sekarang giliran Baek Hyun , laki-laki itu meminta si bibik untuk menambahkan porsi nasinya dia berkata bahwa sejak pagi tadi dirinya belum makan . lauk-pauk nya juga tidak aneh-aneh hanya ‘sesuatu yang berasal dari gunung dan sesuatu yang berasal dari laut’ itu berarti bakso ikan dan sayuran kimchi , ya sesuai menu hari ini.

-SIAPA YANG LEBIH TAMPAN?-

BAEK HYUN , Chan Yeol , dan Jong Dae berjalan mencari tempat duduk mereka , seperti biasa Jong Dae akan selalu duduk disebelah Baek Hyun karena menurutnya ini ‘bergantian’ bukan kah selama dikelas Chan Yeol duduk bersama Baek Hyun?

Baek Hyun menikmati hidangan nya dengan lahap tanpa mengalihkan pandangan nya dari lauk-pauk nya . tiba-tiba Chan Yeol membuka pembicaraan disela-sela acara makan mereka .

“kau tahu diantara kita bertiga siapa yang paling tampan?”

tanya Jong Dae tiba-tiba disela acara makan siang mereka di kafetaria

“aku , aku kan visual”

Jawab laki-laki berambut agak panjang dan bertubuh tinggi yang sedang menikmati kimchi nya , Chan Yeol.

“menurut mu bagaimana Baek Hyun?”

tanya Jong Dae sambil menyikut lengan Baek Hyun yang duduk disebelah nya

“biarkan dia hidup di dunia nya”

jawab nya tanpa mengalihkan pandangan dari lauk pauk makan siangnya. untuk saat ini dia sedang tidak mau untuk bercanda mungkin setelah acara makan ini berakhir suasana hati Baek Hyun akan kembali membaik.

 

– IBU KENAPA?-

MALAM ini keluarga Byun berkumpul diruang tengah , sang ayah belum kunjung pulang dari tugasnya . ya ayah Baek Hyun bekerja sebagai pengawal Mentri ayahnya berada di Seoul.

sang ibu sedang merajut helai demi helai benang wol menjadi sebuah syal , Baek Hyun belajar bersama Tae Hyung . disela-sela belajar nya tiba-tiba Baek Hyun bertanya kepada ibunya.

“ibu aku ingin bertanya”

“ya apa itu sayang?”

sang ibu menghentikan aktivitasnya sejenak

“mengapa nama ku berbeda jauh dengan Tae Hyung , bukan maksudku aku mempunyai seorang teman dia bernama Go Hye Mi dan adiknya bernama Go Hye Sung nama mereka tidak berbeda jauh bu”

ibunya terdiam sejenak , wanita yang mempunyai paras cukup cantik itu lalu tersenyum dan menjawab pertanyaan anaknya.

“apa nama Byun Baek Hyun tidak membuktikan bahwa kau bersaudara dengan Byun Tae Hyung?”

Baek Hyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“tidak bu itu cukup membuktikan bahwa aku bersaudara dengan anak ini”

Baek Hyun menyebut Tae Hyung sebagai ‘anak ini’ dia menunjuknya menggunakan pensil yang ia pegang sejak tadi. Tae Hyung yang mengetahuinya hanya mendengus kesal.

“lihatlah wajah kalian berdua sangat mirip”

kemudian Baek Hyun menoleh ke adiknya , dia menangkup wajah adiknya dengan kedua tangan nya . adiknya mendangak menatap nya dengan tatapan heran.

“aku seperti bercermin”

Jawab Baek Hyun singkat dan sedikit antusias . sang ibu hanya terkekeh mendengar jawaban Baek Hyun . anak itu cukup polos untuk usianya yang menginjak 16tahun tapi ibu Byun tidak pernah mempermasalhkan hal itu , umur hanyalah angka kedewasaan seseorang tidak dapat diukur hanya dengan umur.

 

– MAAFKAN AKU KIM JONG IN-

HARI minggu ini Baek Hyun disuruh ibu untuk mengambil gulungan benang wol dirumah sepupunya Kim Jong In , Jong In meminta ibu Baek Hyun untuk membuatkan sebuah syal berwarna merah , syal itu akan Jong In berikan kepada anjing kesayangan nya yang bernama Monggu.

Baek Hyun megenakan kaus berwarna putih dan tidak lupa dia menutupi kepalanya dengan topi karena cuaca hari ini cukup panas , itu kata pesan ibu kepada Baek Hyun.

Baek Hyun pergi kerumah Jong In dengan menumpangi kereta , dia berjalan ke stasiun yang tidak terlalu jauh dari rumah nya .

setelah membeli karcis Baek Hyun berdiri disisi rel kereta sambil menunggu kereta nya datang . suasana stasiun hari ini begitu ramai wajar saja karena ini hari minggu banyak orang yang ingin berwisata. beberapa menit kemudan kereta Baek Hyun datang seorang penjaga karcis berdiri diambang pintu , Baek Hyun memberikan nya lalu dia masuk kedalam kereta.

Baek Hyun memperhatikan seisi kereta dengan tatapan aneh , wajar saja karena sudah sekitar setengah dekade dia tidak berpergian menggunakan kereta . pergi kesekolah saja menggunakan jasa bus atau terkadang berjalan kaki .

tidak perlu waktu lama , kereta ini akan berhenti stasiun berikutnya dan itu berarti Baek Hyun bisa turun dari kereta dan berlari menuju rumah Jong In , sepupunya yang sudah dia rindukan.

kereta pun terhenti menghasilkan suara aneh dan pintu pun terbuka , Baek Hyun berjalan keluar lalu dia berlari dari stasiun menuju rumah Jong In .

dia tidak akan lupa jalan nya , dia ingat pesan ibu setelah keluar dari stasiun dia akan menemukan persimpangan lalu berbelok ke kanan dan terus berjalan hingga akhirnya menemukan pagar rumah coklat yang bersebelahan dengan toko bunga.

Baek Hyun tiba didepan pagar rumah tersebut , tanpa ragu dia masuk kedalam setelah melihat tulisan ‘Mr Kim’ pada pagar rumah tersebut. saat sampai didalam Baek Hyun disambut oleh Monggu yang sedang berbaring diberanda rumah . Monggu meng-gonggong kecil hingga akhirnya Jong In keluar.

“kau Baek Hyun kan?”

tanya Jong In untuk memastikan

“ya aku Byun Baek Hyun”

Jong In berlari memeluk Baek Hyun , dia pasti merindukan sepupunya.

Jong In dan Baek Hyun masuk kedalam lalu di ikuti oleh Monggu . Jong In memberitahu ibunya bahwa Baek Hyun sudah datang untuk mengambil gulungan benang wol yang akan dibuat menjadi syal.

Baek Hyun heran melihat Monggu yang terkulai lemas dilantai , mata nya tampak sayup . dia bertanya kepada Jong In

“apa kau lupa untuk memberikan vitamin kepada Monggu?”

Jong In terdiam dia menghampiri Monggu yang terkulai lemas , dia membelai-belai bulu Monggu yang lembut.

“Baek Hyun bisakah kau ambilkan obat dinakas?”

Baek Hyun bangkit dari tempat duduknya lalu dia mengambilkan obat yang Jong In maksud , awalnya dia sedikit ragu tapi hanya ada obat ini dinakas jadi Baek Hyun memberikan itu kepada Jong In.

Baek Hyun penasaran bagaimana cara memberikan obat kepada anak anjing , setelah meminta izin kepada Jong In akhirnya Baek Hyun melakukan nya.

dia memegang botol obat yang belum ia ketahui obat apa itu , Baek Hyun membawa monggu untuk tertidur dipangkuan nya lalu dia memasukan obat yang berbentuk cairan tersebut ke mulut Monggu.

 saat sudah sekitar beberapa sendok , Jong In baru sadar bahwa itu adalah vitamin penambah nafsu makan milik ayahnya spontan dia langsung teriak

“Byun Baek Hyun kau salah memasukkan obat!!!” 

pekiknya , buru-buru dia langsung mengambil monggu dari pangkuan Baek Hyun terlihat sekali wajah anak laki-laki berusia 14tahun itu begitu panik. mata monggu pun berubah menjadi sayu.

Baek Hyun begitu merasa bersalah terhadap Jong In dia langsung meminta maaf kepada adik sepupu nya itu , tapi apa yang terjadi Jong In memarahinya , dia menangis dan tidak mau bertemu dengan Baek Hyun lagi…

mungkin karena dia masih anak-anak jadi emosi dan ucapan nya masih belum bisa dikendalikan , Baek Hyun kembali kerumah dengan tangan hampa dan rasa bersala juga penyesalan.

“Maafkan aku Kim Jong In”

 

-SO NYEO SHI DAE-

malam ini akan diadakan sebuah konser akbar tahunan yang biasa di selenggarakan oleh industri musik Korea Selatan , konser itu bertajuk konser mimpi . ya biasa di sebut ‘Dream Concert’ kabar nya idola Baek Hyun akan tampil dalam acara tersebut.

setelah selesai menjemput Tae Hyun adiknya dari tempat les , Baek Hyun mempersiapkan dirinya duduk di atas sofa dia sudah menanti-nantikan penampilan grup idola nya itu.

Tae Hyung yang polos hanya menatap kakaknya heran 

“apa kau seorang waria , lihat mata mu menggunakan eyeliner milik ibu kan ?”

“apa ini masalah untuk mu?”

“tentu saja , mana mungkin Tae Hyung yang tampan seperti ku harus memiliki saudara yang suka sekali dengan eyeliner?”

“lebih baik kau belajar sana”

tukas Baek Hyun , lalu dia mengalihkan pandangan nya lagi fokus kepada layar TV.

Tae Hyung hanya menghembuskan napas , dia benar-benar tidak habis pikir mengapa dia harus bersaudara dengan seorang Byun Baek Hyun apa tidak ada yang lebih keren lagi selain orang ini?  Tae Hyung memutuskan untuk ke kamar meninggalkan Baek Hyun yang fokus dengan kegiatan nya.

Baek Hyun mulai menggigit bibir bawahnya , dia sangat gemas menantikan grup idolanya tampil kabarnya malam ini So Nyeo Shi dae akan membawakan lagu “Sowoneul Malhaebwa” dan “Run Devil Run”

saat MC sudah menyebutkan giliran So Nyeo Shi Dae untuk tampil , tiba-tiba saluran televisi rumah Baek Hyun terputus dan akhirnya lampu pun mati.

sial dia tidak bisa melihat penampilan idolnya malam ini , dia begitu geram dan mengacak-acak rambutnya kesal . 

malang nya Byun Baek Hyun.

 

dan seperti itulah kehidupan remaja Byun Baek Hyun , dia sama sekali tidak pernah serius dengan hal yang dilakukan nya . hidup nya hanya penuh dengan kesenangan~

 

-END-

 

note : ini cuma fisik yaa , don’t be fooled yaa , makasih untuk yang sudah mau membaca ^^ dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar yang membangun . sekali lagi terimakasih.

Advertisements

One thought on “[Noonatea] Baek Hyun Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s