(Noonatea) What He’s My Husband? – 9

“when you have to married with someone who make you feel so disgusted

WHAT ? HE’S MY HUSBAND?!

Author : Noonatea (Me)

Cast : Oh Sehun – Kim Hanna

Genre : School Life – Marriage Life – Romance

Leght : Chapter

Teaser Part 1 part 2 part 3 part 4 part 5 part 6 part 7 part 8

***

Sehun dan Hanna mereka masih dalam posisi yang tetap Hening tidak ada sepatah kata yang terlontar dari bibir manis mereka . Hanna membiarkan jantungnya berdetak lebih cepat dari sebelumnya gadis itu begitu gugup namun dia berusaha untung tetap terlihat tenang dihadapan Sehun .

Sehun merasakan perasaan aneh bergerumul dihatinya dia tidak bisa berbuat apapun jantung nya berdetak dua kali lebih cepat membuatnya sangat ingin menyudahi saat canggung seperti ini .

Perlahan-lahan mereka mulai berimajinasi dalam dunianya perasaan aneh melanda begitu saja bersama ribuan presepsi sedikit ambigu yang meletup-letup didalam pikirannya namun semuanya terhempas begitu saja ketika mereka berdua berdeham.

Seketika Hanna menarik dirinya dari tubuh Sehun , dia menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal

“ku rasa aku perlu mengganti baju lalu menyiapkan makan siang” ujarnya terdengar canggung kemudian dia berlalu begitu saja meninggalkan Sehun yang duduk di sofa.

Hari demi Hari telah mereka lalui bersama kehidupan mereka awalnnya memang terasa aneh namun lambat laun kedua dari mereka bisa menyesuaikan diri masing-masing.

Sehun masih memegang teguh janji di gereja kala senja itu walaupun pernikahan mereka belum terdaftar sah secara hukum yah karena Sehun belum melaporkan nya , dia masih menunggu waktu yang tepat untuk hal itu.

Tapi laki-laki bayi yang bertingkah seperti brandalan itu (Sehun) telah sadar bahwa sekarang seorang gadis bernama Kim Hanna yang hidup satu atap dengannya sudah menjadi tanggung jawabnya , Sehun harus menjaganya.

Begitu juga dengan Hanna kini dia bisa menerima keberadaan Sehun , status Sehun sebagai suaminya perasaan ‘jijik’ itu berangsur-angsur menghilang tergantikan oleh perasaan ‘suka’.

Hanna sadar tak selamanya apapun yang ada didunia ini bisa dinilai hanya dengan melihat penampilannya . sesuatu terjadi karena sebuah alasan Sehun menjadi seperti itu karena orang tua nya tak pernah memikirkan kehidupan nya .

Sekarang Hanna mengetahui  dan menyadari bahwa Sehun tak seburuk yang ia pikirkan , satu-satunya hal yang ingin ia lakukan untuk pernikahan ini adalah merubah Oh Sehun menjadi lebih baik , menjadi seorang yang patut dicontoh.

Dia tahu ini cukup sulit karena merubah seseorang berarti dia juga merubah kehidupan nya , kehidupan Oh Sehun namun Hanna yakin Sehun bisa menjadi seseorang yang baik dan bisa dibanggakan…

 

– What He’s My Husband –

 

Kyungsoo sudah selesai dengan kegiatan nya disekolah hari ini dia keluar dari ruangan rapat bersama anggota lainnya dia terlihat sibuk membawa beberapa buku sebelum jauh dari ambang pintu Junmyeon yang masih didalam ruangan memanggilnya.

“Kyungsoo!”

Ujar Junmyeon seraya berlari kecil mendekati Kyungsoo yang terlihat heran

“Apa masih ada hal penting yang ingin kau katakan?”

“bukan itu…”

Jawab Junmyeon dia menghela napas perlahan memasukan satu tangan nya kedalam saku celananya dia mengalihkan pandangannya menatap sekitar lalu melanjutkan kalimatnya.

“bantu aku mendekati Kim Hanna saat diperkemahan nanti”

Ujarnya pelan , Kyungsoo hanya tersenyum mencibir mendengar kalimat itu

“kau lakukan saja sendiri masih banyak hal penting yang harus ku selesaikan aku pergi dulu Junmyeon sampai bertemu nanti”

Kyungsoo berjalan mundur meninggalkan Junmyeon seraya melambaikan tangan nya kemudian dia membalikan tubuhnya membiarkan Junmyeon melihat punggungnya.

Junmyeon mendesis kesal ditendangnya dinding sekolah cukup keras shingga membuatnya meringis kesakitan.

Laki-laki dengan tatanan seragam rapih itu mendecak kesal kemudian berlalu meninggalkan sekolah yang sudah sepi ini.

Andai saja dia mempunyai nyali untuk mendekati gadis pujaan nya pasti dia tidak akan merasa tersisih seperti ini , Junmyeon laki-laki itu menyukai Hanna begitu banyak dia bahkan tidak tahu bagaimana caranya untuk menyatakan perasaan tersebut.

Terkadang ketika Hanna terlihat begitu mesra menyenangkan bersama Kyungsoo jujur Junmyeon sangat iri akan hal itu ingin sekali dia menggantikan Kyungsoo ah setidaknya bergabung dengan mereka disaat seperti itu saja sudah cukup.

 

– What He’s My Husband –

“apa kau makan se-lama ini?”

Gerutu Sehun ketika dia melihat Hanna dihadapannya saat ini mereka sedang makan siang bersama Hanna yang menyiapkan itu semua.

“sudah ku bilang jika kau ingin pergi terlebih dahulu. pergi lah aku akan menyusul”

Jawab Hanna tanpa mengalihkan pandangan nya dari ikan tuna dan daging sapi panggang.

Sehun menghela napas perlahan dia melipat kedua tangan nya didepan dada sambil terus menatapi Hanna yang telihat sangat menikmati hidangan nya.

Hari ini setelah makan siang mereka akan pergi bersama Sehun mengajak Hanna untuk melakukan yaah hal yang menyenangkan sebelum ujian maksudnya semacam refreshing tidak baik jika otak harus dipaksakan untuk terus berpikir.

Awalnya Hanna tidak mau karena dia takut sesuatu yang tidak di duga akan terjadi seperti kelelahan misalnya namun setelah berpikir dua kali akhirnya dia menyetujui ajakan Sehun kalau dipikir Hanna jarang sekali pergi ke suatu tempat seperti pusat perbelanjaan , taman , atau lainnya bahkan pergi ke sungai Han saja bisa satu bulan sekali .

 

– What He’s My Husband –

 

Sehun sudah terlihat tampan dengan balutan t-shirt putih dan celana Jeans tak lupa dia juga sedikit menata rambutnya terlihat casual untuk murid SMA seusianya.

Sementara itu Hanna mengenakan Jeans dan polo putih dengan motif garis biru rambutnya ia ikat satu seperti buntut kuda poni nya ia biarkan menutupi dahi yang sedikit lebar.

Hanna menyemprotkan parfum beberapa kali dibajunya namun hal itu membuat Sehun bersin bukan kepayang Hanna tidak tahu jika selama ini Sehun sedikit alergi dengan parfum.

Seketika hidung Sehun memerah , membuah Hanna khawatir penasaran

“Sehun kau tidak apa-apa?”

Tanya Hanna memastikan seraya memegang bahu Sehun dengan kedua tangan nya . Sehun tidak menjawab pertanyaan Hanna melainkan dia mendorong Hanna pelan untuk menjauh

Sehun lagi-lagi bersin Hanna semakin kebingungan gadis itu kembali bertanya kepada Sehun namun dia menjaga jarak

“apa kau alergi parfum? Hey mengapa kau tidak mengatakan nya pada ku?”

“menurut mu apa? alergi daging babi? Aku mana tahu bahwa kau akan menyemprotkan parfum biasanya kau tak melakukan hal ini”

“baiklah aku minta maaf , aku akan mengganti baju ku”

Ujar Hanna , dia kembali membuka lemari bajunya tanpa pikir panjang Hanna mengambil blouse putih dengan pita hitam dikerah blouse tersebut.

“hah gadis itu benar-benar mengapa dia harus menyemprotkan parfum?!”

Sehun menggerutu kesal , dia duduk ditepi ranjang sambil menutupi hidungnya tiba-tiba sebuah presepsi terlintas dipikirannya

“apa jangan-jangan dia mulai menyukai ku sehingga melakukan hal-hal yang tidak biasa dia lakukan? Seperti menata rambutnya menyemprotkan parfum mempercantik wajahnya padahal setiap hari dia tidak pernah seperti itu”.

Suara pintu kamar mandi yang bergeser membuat Sehun tersadar dari lamunannya dilihatnya Hanna sudah berganti baju mengenakan blouse putih dengan pita hitam dikerah blouse tersebut.

Sehun menatapinya dengan seksama Hanna terlihat sedang membenarkan kerah bajunya didepan kaca . Sehun memutuskan untuk berdiri dia melangkah mendekati Hanna .

Sehun berdiri dibelakang Hanna membuat gadis itu sedikit terkejut , Hanna menghentikan aktivitas nya sejenak perlahan-lahan tangan Sehun memegang ikat rambut Hanna dia menariknya dengan pelan.

Terurailah rambut panjang Hanna , Sehun tersenyum setelah melakukan hal itu sedangkan Hanna dia diam seribu bahasa tidak mengerti maksud perlakuan Sehun kepadanya.

“Hey…”

Gumam Hanna pelan dia sedikit kesal mengapa Sehun harus melepaskan ikat rambutnya padahal tadi dia cukup bersusah payah mengikat rambut panjangnya dengan rapih.

“cepat keluar”

Ujar Sehun acuh kemudian dia berlalu meninggalkan Hanna yang diam mematung di depan kaca.

Hanna memutar bolamatanya dia bingung tidak biasanya Sehun seperti ini perlahan-lahan dia memegang dadanya merasakan detak jantung yang berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya.

Dia belum pernah merasakan hal ini sebelumnya walaupun bersama Kyungsoo , dia belum pernah merasakan nya .

Apa ini? Apa mungkin aku menyukainya?…

 

– What He’s My Husband –

 

Diatas jembatan terlihat seorang laki-laki dengan balutan seragam SMA khas sedang menatap kosong hamparan sungai Han.

Hembusan angin senja yang cukup menyegarkan meniup wajah putihnya dan membuat rambut coklatnya sedikit berantakan.

Junmyeon , banyak hal yang di khawatirkan oleh nya terutama tentang masa depannya meskipun dia tahu setelah lulus nanti dia akan melanjutkan studi ke Amerika namun Junmyeon masih bingung.

Dia tidak bisa berada terlalu jauh dari seseorang yang sangat ia sukai didunia ini . Junmyeon menghembuskan napas nya perlahan tubuhnya menyandar pada besi pembatas jembatan.

Dia akan membuat pilihan studi tersebut menjadi berbanding 50:50 jika Hanna masih tidak bisa menerimanya maka ia akan melanjutkan studi kesana namun jika Hanna bisa membuatnya tetap tinggal setelah acara kemah akhir musim panas nanti Junmyeon rela untuk tetap tinggal di Seoul.

Yah… cinta memang buta membuat orang rela mengorbankan apapun yang telah mereka miliki namun cinta bukan lah sesuatu yang membuat orang harus berkorban tapi cinta adalah hal yang membuat mereka harus menyempurnakan satu sama lain.

Hari semakin senja perlahan-lahan matahari mulai terbenam di ufuk barat , Junmyeon menunduk dia berharap perasaan seperti ini akan segera berakhir , akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke rumah .

Saat dia mengalihkan pandangan nya tanpa sengaja Junmyeon melihat seseorang membuatnya mengurungkan niatnya untuk pulang dia melihat seseorang yang sangat ia kenal dibawah sana tak jauh dari atas jembatan tempat ia berdiri ingin sekali dia menghampiri orang tersebut.

Junmyeon menunggu sejenak seraya memperhatikan gerak-geriknya , gadis itu terlihat duduk dibangku taman wajahnya ia biarkan ditiup oleh angin terukir seulas senyuman di wajah nya.

Tapi seketika ekspresi wajah Junmyeon berubah dia sedikit membelalakan matanya dan bingung percaya atau tidak dia melihat Sehun menghampiri Hanna seraya membawa dua cup patbingsu ditangannya.

Berbagai macam presepsi melanda pikiran Junmyeon rasanya sepeti tersambar petir saat melihat Hanna dengan Sehun terlihat seperti sepasang kekasih bukankah Kim Hanna tidak menyukai laki-laki seperti Sehun?

Lalu kenyataan apa yang Junmyeon hadapi saat ini? Semuanya diluar ekspetasi tidak pernah terlintas sedikit pun dipikiran Junmyeon bahwa Hanna akan memiliki hubungan seperti itu dengan seorang brat layaknya Sehun.

Dada Junmyeon terasa begitu sesak seperti ditinjui dia pikir penolakan Hanna waktu itu sudah-cukup tapi kenyataan nya dia kembali merasakan sakit yang mendalam . dia masih tidak tahu sebenarnya hubungan Sehun dan Hanna itu seperti apa? tapi Junmyeon yakin bahwa mereka lebih dari sekedar teman…

– What He’s My Husband –

 

“Sehun ini benar-benar menyegarkan”

Hanna terlihat sedang menikmati udara senja ditepi sungai han sementara itu Sehun hanya memperhatikannya dari belakang .

Sehun bisa melihat betapa bahagianya Hanna, gadis itu membiarkan angin menghembus meniup wajah cantiknya serta rambut panjangnnya.

“kau menyukainya?”

Tanya Sehun setelah melangkah , berdiri disamping Hanna mereka berdua terlihat sungguh serasi .

Hanna hanya mengangguk pelan tanpa mengalihkan pandangannya kepada Sehun . perlahan-lahan matahari mulai terbenam awan biru berubah menjadi semu jingga melukiskan warna yang begitu indah.

Tak pernah sedikit pun terlintas dipikiran mereka bahwa mereka akan menjadi seperti ini . sejatinya cinta memang buta sampai orang-orang yang terkena panahnya tidak tahu bagaimana cara mengendalikannya.

Mereka tidak pernah tahu bahwa Tuhan akan menjadikan mereka seperti ini namun bagaimana pun juga ini sangat konyol mengapa murid SMA seperti mereka harus menjalankan ikatan pernikahan?

Tentu kedua dari mereka akan menikah namun tak secepat ini , terkadang ada saatnya dimana kedua dari mereka merasa sangat menyesal telah menyetujui hal gila ini.

Andai saja , ya andai saja mereka bisa memutar balikkan waktu kembali dimana saat mereka bisa tertawa tanpa memikirkan sebuah rahasia yang sangat besar ya pernikahan ini adalah rahasia terbesar dalam hidup mereka…

Walaupun seorang Sehun yang katanya ‘players’  terkadang di waktu tertentu dia merasakan takut yang amat mendalam , dia takut jika suatu hari nanti pernikahannya akan diketahui oleh oranglain selain dirinya dan keluarga.

Sedangkan Hanna yang katanya ‘cerdas’ dan serius ada saatnya dimana ia takut tak bisa meraih mimpinya , takut kalau-kalau hal ini akan menghancurkan masa depannya yang masih suci. Namun ia percaya Sehun akan menjaganya memang kedengarannya bodoh tapi apapun itu Sehun tetaplah seorang suami Hanna dihadapan Tuhan.

Saat ini hal yang bisa mereka lakukan adalah bagaimana caranya hidup dengan baik , menjaga pernikahan ini sampai pada akhirnya sesuatu memisahkan mereka . karena mereka belumlah dewasa , mereka masih rentan akan pendapat oranglain.

 

Ketika senja perlahan-lahan berganti dengan malam gemerlapan lampu mulai menyala menghiasi kota Seoul dan suhu mulai menurun saat itu Hanna menoleh menatap Sehun dalam-dalam dia tersenyum begitu tulus …

“ ku percayakan diriku kepada mu Oh Sehun”

 

TBC

Advertisements

66 thoughts on “(Noonatea) What He’s My Husband? – 9

  1. Wow wow hana akhirnya jatuh juga pada pesonanya oh sehun. Bagaimana ini lihatlah ia merasa sangat nyaman berada didekat sehun dan tentunya juga ia semakin menjadi sosok yang lembut juga. Joonmyeon kasihan juga ya

  2. aku kira tadi junmyeon mau bunuh diri gara2 ditolak sama hanna ngapain naik ke pembatas jembatan segala, kn nanti orang nething

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s