(Tulisan Saya) a Reflection

Why ‘ a Reflection ‘ as a title?

because i just want to write what is going on in my mind , right now. let’s take a rest for a while from fiction world.

start from 6th July 2015 im officially at grade 12th which means that i will made my last year in high school in less than one year.

waktu yang saya khawatirkan akhirnya tiba juga , saat berada dikelas sepuluh saya sangat menggebu-gebuingin segera berada di kelas 12 namun sekarang apa kenyataan nya?

ya , saya khawatir what will happen once i graduate from school? kuliah kah? akankah saya masuk PTN bergengsi di Indonesia? atau justru saya harus menerima kenyataan pahit bahwa saya tidak bisa melanjutkan studi saya di universitas impian.

untuk saat ini saya sengaja berhenti sejenak dari dunia fiksi , saat ini waktu nya saya untuk merefleksikan apa yang sudah saya lakukan selama beberapa bulan ini?

Continue reading

Advertisements

Weird Life – Noonatea

 

Tidak ada yang lebih aneh selain tertawa dan tersenyum sendiri di depan layar laptop , menggemari oppa-oppa dan eonni-eonni yang mungkin tak pernah melihat ku , itu kehidupan ku setiap harinya.

Mendengarkan musik mereka yang berbahasa korea walaupun aku tidak mengerti artinya tapi aku benar-benar menikmati nya.

Benda yang sudah cukup usang berbetuk persegi empat ini selalu menemani ku setiap harinya , saat senang , sedih ataupun kesepian beda ini selalu bersama ku lengkap dengan signal wifi yang  terpasang di rumah.

“apa kau baik-baik saja?”

Entah sudah berapa kali aku mendengar ibu ku berbicara seperti itu , ibu ku sering kali menganggap aku gila karena terus tertawa atau tersenyum di depan layar laptop.

Tentu aku baik-baik saja bu , anak mu ini tidak gila tenang lah…

Mungkin remaja seusia ku akan sibuk dengan urusan percintaan mereka atau pergi hang out bersama teman-teman mereka.

Usia ku baru lah 15 tahun , hidup ku juga tidak terlalu buruk jujur saja aku tidak terlalu suka ‘shopping’ aku lebih suka menghabiskan uang ku untuk membeli makanan atau perawatan kecantikan , ya begitulah…

Ya walaupun hidup ku ‘random’ dan berbeda dari remaja seusia ku pada umumnya tentu soal kecantikan aku tidak boleh melewat kan hal itu menurut ku perawatan itu wajib.

 

-000-

“apa kau sudah mengerjakan tugas fisika?” tanya teman semeja ku , Jina.

Oh tidak apa yang tadi ia katakan? Tugas fisika? Sudah pasti aku lupa akan tugas itu terlebih agi aku tidak menyukai pelajaran fisika.

“fisika? Belum Jin , apa kau mau meminjamkan buku tugas mu untuk ku?”

Kau salah Sefi tentu dia tidak akan meminjamkan buku nya untuk mu.

“tidak aku mengerjakan nya susah payah , dan kau tinggal mencontek”

Oke baiklah hal ini tidak akan aku ulangi lagi dan untuk waktu selanjut nya jangan meminta ku mengajari mu tugas bahasa inggris Jina…

Gadis itu pergi keluar kelas dia terlihat begitu sibuk dengan organisasi ilmiah remaja , ya dia memang anak pintar di kelas ku selalu menempati peringkat 1 di setiap semester . sementara aku? Nilai ku mencapai kriteria saja aku sudah bersyukur walaupun kedua orang tua ku selalu menuntut ku untuk ini dan itu aku tidak pernah menyimpan nasihat mereka dalam otak ku itu menyebal kan .

Aku teringat beberapa minggu yang lalu hasil psiko test IQ ku keluar dan aku begitu bahagia karena kategori IQ  ku ‘Bright Normal’ saat aku menunjukkan hasil psiko test ku kepada kedua orang tua ku mereka tidak berekspresi apa-apa hey ini menyebalkan .

Saat aku ranking 1 mereka tidak percaya

Saat aku ranking 12 aku di marahi

Ini menyebalkan…

-000-

Malam ini seperti biasa aku sibuk dengan laptop ku , menurut ku hanya hal ini yang bisa menghilangkan stress ku dan membuat mood ku baik kembali.

“apa kau tidak makan malam?” tanya ibu ku yang berada di ambang pintu kamar ku.

“nanti saja” jawab ku

Lalu ibu ku berjalan ke ruang tengah untuk menonton TV .

Aku benar-benar menyukai tempat ini , bagi ku kamar adalah tempat paling nyaman tembok nya sudah di penuhi oleh poster-poster girl group atau boy group favorite ku semua nya terpampang jelas.

Streaming boy group favorite ku , melihat setiap preview yang di upload oleh fansite aku menahan suara teriak ku karena mereka benar-benar tampan ini baru preview belum high quality foto nya.

Berkali-kali mencoba mencakar-cakar layar laptop ku , ya aku memang gadis yang aneh benar-benar aneh tapi aku suka karena aku menjadi diriku sendiri tidak perlu sibuk mencari topeng itu lebih baik.

Berharap suatu hari nanti bertemu mereke tentu impian ku , atau mungkin menikah dengan salah satu dari mereka “what a perfect life as fangirl” tapi itu semua hanyalah omong kosong yang mungkin tidak akan pernah terjadi.

 

-000-

“oh ya kemarin minggu pagi aku jogging bersama pacar ku , bagaimana dengan mu?”

Aku , Ana dan Nazil sedang asik berbincang-bincang di beranda kelas . Nazil adalah teman ku yang baru-baru ini mendapatkan kekasih .

“aku malam minggu hang out bersama pacar ku , lalu bagaimana dengan mu sefi? ” Jawab Ana dan ya dia bertanya pada ku.

“kau tahu kan aku single? Jadi ya tidak ada yang special” jawab ku santai , jujur saja aku tidak pernah memusingkan soal percintaan .

Saat kami bertiga menatap layar handphone masing-masing lalu tersenyum tentu semua penyebab nya adalah laki-laki , Ana dan Nazil karena pesan singkat yang dikirimkan oleh kekasih nya sementara aku melihat foto Chanyeol oppa atau Sehun oppa .

Oh yeah i just how pity i am? But i always happy about that karena aku selalu menikmati hidup ku ya walaupun tidak special seperti remaja biasa nya tapi aku benar-benar senang .

Entah sudah berapa orang yang mengatakan kalau aku gila dan aneh , tapi jujur saja aku senang dengan hal itu daripada mereka mengatakan aku cantik itu jauh lebih membuat ku tidak tahu bagaimana harus nya berekspresi.

Tersenyum? Aku takut di sangka terlalu pede.

Masam? Aku takut di bilang sombong

Jadi hal yang aku bisa hanya berkata “terimakasih dan kamu lebih cantik dari ku” itu tentu jawaban ku untuk seorang perempuan jika laki-laki aku hanya akan mengatakan “pokoknya terimakasih”.

 

Setiap hari ku habiskan waktu ku di dalam rumah , aku hanya keluar rumah saat sekolah atau belanja karena menurut ku hal di luar rumah tidak terlalu menarik seperti hal yang ada di dalam rumah.

Jika libur aku akan menghabiskan waktu ku untuk bermalas-malasan membeli snack yang banyak merapikan tempat tidur dan ya menonton film itu hal yang aku lakukan jika libur telah tiba.

Namun aku sungguh heran bisa dibilang aku ini shikshin (god of food) sejauh ini rekor ku makan junkfood untuk dua orang , nasi goreng dan kwetiao untuk dua orang , susu satu liter dalam sehari , dan sisa nya menghabiskan sendiri snack yang seharus nya bisa di makan bersama-sama tapi mengapa tubuh ku seperti Sooyoung eonni? Aku harus bersyukur akan hal itu karena banyak yang menginginkan memiliki tubuh seperti ku . terimakasih Tuhan.

Aku tahu hidup ku ini memang benar-benar weid , aku hanya lah gadis penggemar all about korea hidup ku memang aneh , mungkin tidak aku saja yang seperti ini.

Aku pemalas namun aku tidak pernah complain tentang apa yang Tuhan berikan pada ku selalu tersenyum dan bersyukur menurut ku itu jauh lebih indah.

No matter what happen i will always smile like an idiot seperti itu lah kata Chanyeol oppa.

Dan suatu hari nanti ku harap mimpi ku benar-benar terwujud , ketika Lazy and weird girl have a big dream , but for me nothing impossible in the world.

Go and make it happen!

 

-END-